PBNU Serukan Warganya Tidak Terlibat Anarkisme
NU Online · Selasa, 8 Februari 2011 | 13:38 WIB
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyerukan kepada seluruh jajaran kepengurusan di setiap level dan segenap warga NU untuk tidak terlibat dalam segala aksi kekerasan. PBNU menyerukan kepada seluruh warganya untuk dapat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh ajakan-ajakan negatif yang bersifat destruktif (merusak).
Seruan ini disampaikan oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj ketika menerima kunjungan para tokoh agama terkait beberapa kejadian anarkis yang disulut oleh faktor-faktor agama baru-baru ini. Dalam pernyataannya di Gedung PBNU Jl. Kramat Raya 164 Jakarta, Selasa (8/2) ini, mengajak kepada seluruh pengurus NU untuk turut serta dalam menciptakan kenyamanan lingkungan dan hubungan antar warga negara di setiap wilayahnya.<>
"Dengan ini saya tegaskan bahwa tidak ada warga NU yang terlibat dalam setiap kerusuhan dan anarkisme, baik itu di Pandeglang maupun di Temanggung. Data yang kita terima, anarkisme dan kerusuhan di kedua tempat tersebut dilakukan oleh orang-orang dari luar," kata Kang Said -sapaan akrab KH Said Aqil Siroj.
Lebih lanjut kiai asal Cirebon ini mendesak kepada pihak aparat keamanan untuk meningkatkan jaminan keamanan dan keselamatan kepada segenap warga negara. Terutama kepada kelompok-kelompok rentan yang seringkali menjadi korban kekerasan dan kesewenang-wenangan pihak lain.
"Pemerintah dengan segala aparatur keamanannya hendaknya meningkatkan perlindungan bagi segenap warganya. Para aparatur keamanan dengan segala kelengkapan peralatan, struktur organisasi dan personilnya mestinya bisa mengantisipasi segala kemungkinan tindakan-tindakan sekelompok masyarakat yang mengancam keselamatan kelompok lainnya," tandasnya. (min)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
3
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
6
Jelang Muktamar Ke-35 NU, PBNU Bakal Cek Kesiapan Lokasi dan Istighotsah Terbatas di Jombang pada 20 Agustus 2026
Terkini
Lihat Semua