Malang, NU Online
Upaya peningkatan kesejahteraan dan perbaikan taraf hidup warganya, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang, Jawa Timur, merencanakan untuk membangun sebuah rumah sakit dan balai pengobatan yang berada di 33 kecamatan di Kabupaten Malang.
“Kami masih melakukan kajian dan menjalin kerja sama dengan seluruh komponen NU agar balai pengobatan ini ada dan berdiri atas nama NU. Bukan lembaga atau perseorangan yang lain,” ujar Drs H Sholihin Mahfud MPd, Ketua PCNU Kabupaten Malang, di Malang, beberapa waktu lalu.
Mahfud yang juga Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang (Unisma) itu menyatakan, pendirian rumah sakit dan klinik tersebut dilakukan karena memang fasilitas kesehatan untuk warga nahdliyin (sebutan untuk warga NU) masih sangat rendah. “Taraf kesehatan umat itu ‘kan masih memperihatinkan,” jelasnya.
Nantinya, lanjut Mahfud, tiap balai kesehatan akan ada di setiap kecamatan yang menginduk pada Rumah Sakit NU yang juga dalam proses. Ide tersebut didapatklan setelah ada studi banding terhadap PCNU Banyuwangi beberapa waktu lalu. PCNU Banyuwangi, menurutnya, bisa dikatakan selangkah lebih maju dalam pengelolaan rumah sakit. “Mereka sudah punya rumah sakit atas nama NU dan dikelola di bawah PCNU. Saya pikir ini kemajuan yang patut ditiru,” jelasnya.
Tak hanya itu dalam kesempatan studi banding yang dilakukan bersama Fakultas Ekenomi Unisma itu, rombongan PCNU Kabupaten Malang juga mendapatkan berbagai referensi soal masalah pertanian dan peternakan. “Tetapi memang butuh kerja keras,” tandasnya.
Ditambahkan Noor Shodif Askandar SE MM, Ketua LPNU Kabupaten Malang yang juga Dosen FE Unisma, PCNU tengah mengembangkan dunia pendidikan. “Lagi-lagi saudara di Banyuwangi lebih maju karena mereka mampu membuat SMK Negeri di lingkungan pondok. Untuk itulah Kabupaten Malang yang mempunyai banyak pondok pesantren juga tengah melakukan studi untuk mendirikan hal serupa,” jelasnya. (sam/duta)
Terpopuler
1
Innalillahi, Prof KH Syukron Makmun Pengasuh Pesantren Daarul Rahman Jakarta Wafat
2
Gus Faiz Ceritakan Wasiat dan Keinginan KH Syukron Makmun sebelum Wafat
3
Kapolri Suyudi Sambangi Rais Aam dan Ketua Umum PBNU di Pesantren Miftachussunnah dan Tebuireng
4
Berita Duka dari Yogyakarta, KH Muhammad Nasikh Ridwan Wafat pada Usia 65 Tahun
5
BMKG: Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Kering hingga 24 Oktober
6
PWNU Jakarta Jadwalkan Pembukaan Konferwil XXI di Pesantren Al-Tsaqafah Ciganjur
Terkini
Lihat Semua