PP RMI-NU Sibuk Berdayakan Pesantren Bersama CSR Mandiri
NU Online · Jumat, 24 Februari 2012 | 00:35 WIB
Jakarta, NU Online
Pengurus Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (PP RMI-NU) atau asosiasi pesantren NU, bekerjasama dengan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Mandiri kini tengah sibuk mengadakan pemberdayaan di pesantren.
Dalam hal ini RMI-NU menangani dua bidang, yakni pemberdayaan ekonomi, seperti pelatihan kewirausahaan, serta sanitasi melalui pengadaan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) dan air bersih di sejumlah pesantren di Indonesia.
<>
“Kita benar-benar ingin menjawab bahwa pesantren itu harus menjadi sentral perubahan, sentral peradaban,” kata Sekretaris PP RMI-NU Miftah Faqih kepada NU Online, Kamis (22/2).
Miftah menjelaskan, mata kegiatan dari pemberdayaan ekonomi adalah pemetaan dan pelatihan kewirausahaan. Pelatihan ini meliputi pelatihan manajemen keuangan, manajemen usaha, dan juga ketrampilan.
Program yang berlangsung sejak Agustus 2011 hingga setahun ke depan ini telah terlaksana di sejumlah pesantren, seperti di Pesantren Al-Yasini Pasuruan, Jawa Timur dan diagendakan akan berlanjut di Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Barat.
“Program ini selaras dengan pesan Muktamar dan grand design RMI-NU, yakni revitalisasi pesantren sebagai pusat peradaban,” tandasnya.
Redaktur: Mukafi Niam
Penulis : Mahbib Khoiron
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
3
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
4
Gus Yusuf Maju sebagai Caketum PBNU, Klaim Tak Langgar AD-ART NU
5
LPJ PBNU 2021–2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Sampaikan Terima Kasih dan Minta Maaf
6
Dijual Setan Muktamar
Terkini
Lihat Semua