Prodi Perbankan Syariah STAI Al-Muhamad Batasi Jumlah Mahasiswa
NU Online · Jumat, 20 Januari 2012 | 12:09 WIB
Blora, NU Online
Memasuki masa pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2012/2013, program stusi (prodi) Perbankan Syariah STAI Al-Muhamad Cepu, akan membatasi jumlah mahasiswanya. Yakni, hanya menerima dua kelas. Sedangkan pembukaan perkuliahan akan dilaksanakan sebelum bulan Ramadhan atau sekitar Juli 2012.
”Sesuai kebijakan dari pemerintah, untuk program studi Perbankan Syariah, setiap tahunnya kami hanya diperbolehkan menerima dua kelas atau sekitar 80 mahasiswa,” ujar Ketua STAI Al-Muhamad, Drs Kadarismanto MPdI.
<>
Sedangkan untuk program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan program studi Ahwal Al Syahsyiyah jurusan Syariah, pihaknya tidak melakukan pembatasan.
Kenapa program studi Perbankan Syariah dibatasi? Menurutnya, program studi Perbankan Syariah termasuk program favorit. Dan, untuk perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah, baru STAI Al-Muhamad yang memiliki program studi S1 Perbankan Syariah. Selain untuk menjaga kualitas lulusannya, kemungkinan pembatasan itu dilakukan guna menjaga keseimbangan antara jumlah lulusan dan kesempatan kerja.
Untuk mendukung program studi tersebut, pihaknya juga akan mendirikan lembaga keuangan. Yakni, Baitul Maal Wat Tamwil atau BMT. Saat ini, rencana pendirian BMT tersebut masih dalam proses perijinan.
Untuk tenaga pengajar, lanjutnya, diampu dari akademisi bergelar S2 dan S3 sesuai bidangnya. Selain itu, pihak kampus juga mendatangkan praktisi perbankan. Baik perbankan umum maupun perbankan syariah.
Seperti diketahui, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Muhamad Cepu, Blora, Jawa Tengah, mulai tahun akademik 2011/2012 ini membuka prodi baru. Yakni, Perbankan Syariah. Dengan dibukanya jurusan baru tersebut, berarti STAI yang berlokasi di wilayah perbatasan Provinsi Jawa Tengah-Jawa Timur itu kini memiliki tiga prodi.
Sebelum dibukanya prodi Perbankan Syariah, STAI Al-Muhamad memiliki dua prodi. Yakni, prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) jurusan Tarbiyah dan prodi Ahwal Al Syahshiyah jurusan Syariah.
Saat ini, hampir semua perbankan umum memiliki unit layanan syariah. Bahkan, di Cepu dan Rembang juga sudah dibuka cabang Bank Muamalat Indonesia (BMI). Tak hanya itu, di Perum Pegadaian juga ada layanan gadai syariah. Di tengah-tengah masyarakat kini juga banyak berdiri BMT yang secara umum polanya juga menggunakan pola syariah.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Sholihin Hasan
Terpopuler
1
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
4
Muktamar Ilmu Pengetahuan IV Dorong Lahirnya Gagasan Strategis untuk Bangsa
5
Mulai 1 Juli 2026, Kemenhaj Alihkan Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus ke Terminal 2F
6
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, Bukti Pelatihan Militer bagi Sipil Tidak Relevan
Terkini
Lihat Semua