Warta

Program Pendidikan Harapan Anak di 300 Pesantren

NU Online  ·  Selasa, 21 Februari 2012 | 09:39 WIB

Depok, NU Online
Menteri Agama Suryadharma Ali meresmikan "Program Pendidikan Terapan Terpadu Anak Harapan Terpadu" di Pesantren Fathul Khair di Sumur Bandung III, Harjamukti, Cimanggis, Depok, Jabar, Senin.

"Program ini diharapkan dapat mengubah angka kemiskinan dan membawa kemajuan bangsa," kata Menag pada acara yang dihadiri Dirjen Pendis Nur Syam, Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Somad, Kanwil Kemenag DKI Muhaimin Lutfi, dan sejumlah pejabat setempat.
<>
Program ini didedikasikan bagi anak terlantar. Usai pendidikan, anak-anak bisa menyesuaikan diri dengan masyarakat.

Program ini diharapkan dapat mengurangi angka kemiskinan, anak terlantar dan mengangkat derajat anak kurang mampu, kata Dirjen Pendidikan Islan, Nur Syam dalam laporannya.

Pihaknya, untuk menyukseskan program tersebut, bekerja sama dengan kementerian kesehatan, sosial, hukum, kepolisian dan pemberdayaan perempuan. Kegiatan ini melibatkan 10 ribu anak di 300 pesantren di tanah air.

Diharapkan santri dapat mengikuti pendidikan agama dan keagamaan, juga santri dapat ikut pendidikan terapan, pertanian dan perbengkelan sehingga menghasilkan tenaga terampil.

Anak marjinal yang selama ini dianggap kelas dua di masyarakat dapat dihilangkan, kata Nur Syam.

Menurut Menag Suryadharma Ali, hingga kini masih banyak pengamat menyebut pemerintah tak alami kemajuan, terutama di bidang ekonomi dan lainnya.

Pihaknya merasa bersyukur, di Eropa yang mengalami krisis tetapi Indonesia mengalami pertumbuhan bagus.

Bukti ekonomi berkembang bisa dilihat dari APBN yang terus meningkat, anggaran pendidikan meningkat tajam. Pengelola pendidikan ada di Dikbud dan Kemenag.

Anggaran pendidikan naik pada 2005 Rp6 tiriliun sekarang pada 2012 naik menjadi Rp33 triliun. Dengan peningkatan itu diharapkan tak ada anak yang tidak menikmati pendidikan.

Harapa Presiden Susilo Bambang Yudoyono secepatnya tak ada lagi anak yang tak menikmati pendidikan. Ini pesan Presiden SBY. Sekarang bantuan pendidikan banyak berupa BOS dan beasiswa.


Redaktur: Mukafi Niam
Sumber  : Antara

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang