Pasuruan, NU Online
Pimpinan Wilayah Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (PW LPPNU) Jawa Timur, Sabtu (31/12) menggelar pelatihan manajemen proyek.
Pelatihan yang dilangsungkan di Balai Diklat milik PWNU Jawa Timur di Desa Ledug, Kecamaatan Prigen, Pasuruan itu, diikuti oleh 30 peserta. Mereka berasal dari perwakilan LPNU kabupaten/kota di Jawa Timur, termasuk Madura. <>
Menurut Ketua PW LPPNU Jatim, Wazir Wicaksono, peltihan tersebut dimaksdukan untuk memberi bekal kepada para pengurus LPPNU daerah agar mempunyai kemampuan dalam mengelola berbagai program hasil kemitraan dengan sejumlah Kementerian Republik Indonesia.
Dikatakannya, sejauh ini LPPNU pusat telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, khususnya dalam pemberdayaan petani. “Jadi pelatihan ini memberi bekal dan keterampilan kepada pengurus LPPNU agar program yang telah dan akan kita lakukan, khususnya terkait dengan KBR (Kebun Bibit Rakyat), sesuai yang diharapkan,” tukasnya.
Wazir menambahkan, sejauh ini pihaknya senantiasa membuka peluang kerjasama dengan berbagai pihak dalam rangka memberdyakan petani. Tapi untuk progam KBR, katanya, LPPNU memberi perhatian khusus. Sebab, program tersebut terkait dengan nasib orang banyak.
“Kita tahu hutan kita makin gundul saja, pekarangan kita makin gersang. Jika hal itu tidak segera diantisipasi, kelak akan menjadi bencana besar bagi kita semua,” ungkapnya.
Dalam pelatihan kemarin, hadir sejumlah nara sumber, diantaranya, Perwakilan dari Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai Brantas, Agus Triyono. Dia mengupas habis soal apa dan bagaimana KBR itu. Sedangkan narasumber lain, Nasikin menjelaskan seputar cara mengelola sebuah proyek agar berhasil dan berdaya guna.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Aryudi A Razaq
Terpopuler
1
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
4
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
5
Muktamar Ilmu Pengetahuan IV Dorong Lahirnya Gagasan Strategis untuk Bangsa
6
Mulai 1 Juli 2026, Kemenhaj Alihkan Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus ke Terminal 2F
Terkini
Lihat Semua