Jakarta, NU Online
Qori anggota Jam’iyyatul Qurra’ wal-Huffaz (JQH-NU), Ja’far Hasibuan, dipuji berbagai kalangan pada MTQ internasional di Iran. MTQ tersebut bernama Olimpiade Al-Quran dan Hadis yang berlangsung di kota Qum, Iran, dan diselenggarakan oleh Jami’ah al-Mustafa Internasional Iran (3-15/2) lalu.
<>
“Ketika Ja’far membaca, reaksinya dewan hakim itu beda,” ujar Tuah Sirait, delegasi Indonesia yang dipilih menjadi salah seorang juri dalam MTQ tersebut, “Semua dewan hakim aktif berkomentar, ‘ahsan, ahsan’! Dan, betul Ja’far juara satu,” tambah pengurus JQH Sumatera Utara ini, selepas tasyakuran dan penyambutan delegasi JQH di gedung PBNU Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat malam (17/2).
Pujian itu didengar juga oleh Zahid Luqman, ketua delegasi JQH. Zahid mendengar pujian dari delegasi Afghanistan bahwa qori dan qoriah Indonesia itu zayid ziddan (sangat bagus) sementara peserta lain mutawasith (sedang-sedang saja).
Menurut Ketua Umum JQH KH Muhaimin Zen, memang ada perkembangan yang menggembirakan dalam kualitas qori dan qoriah Indonesia.
“Kalau dulu, qori-qori yang ditakuti itu selalu berasal dari Mesir dan Iran. Sekarang sebaliknya, dari Indonesia,” tambahnya.
Seperti diketahui, dua orang qori dan qoriah JQH, mengharumkan Indonesia pada MTQ tersebut. Selain Ja’far, qoriah Sri Wahyuni, juga menjadi juara pertama pada ajang yang diikuti 31 negara tersebut.
Redaktur: Mukafi Niam
Penulis : Abdullah Alawi
Terpopuler
1
Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026, Cek Daftar Namanya di Sini
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Prediksi Cuaca 26 Juni-2 Juli 2026: Kemarau Makin Terasa, Dinamika Atmosfer Picu Hujan di Sebagian Daerah
4
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
5
Festival Adat Budaya Nusantara, Lebih dari 100 Raja dan Sultan Sedunia Bakal Kumpul di Salatiga
6
Muktamar Ilmu Pengetahuan IV Dorong Lahirnya Gagasan Strategis untuk Bangsa
Terkini
Lihat Semua