Klaten, NU Online
Tim relawan swasta, termasuk NU, diharapkan menjadi solusi utama atas kelambanan distribusi bantuan yang masuk melalui pemerintah. Beberapa pihak yang aktif di posko-posko dan juga para korban bencana mengeluhkan adanya kerumitan dalam mengakses apalagi mengambil bantuan yang masuk ke pemerintah.
"Bukannya saya mengkritik pemerintah. Banyak yang keberatan dengan birokrasi pemerintahan. Nah, posko NU ini harusnya menjadi jalan pintas agar bantuan itu segera sampai kepada yang memerlukan," kata KH Musthofa Bisri (Gus Mus) ketika berkunjung ke Posko Penanggulangan Gempa Bumi Nahdlatul Ulama di Wedi, Klaten, Selasa (30/5) malam.
<>Menurut Gus Mus, kesulitan birokrasi menjadi penyebab lambannya distribusi bantuan. "Jangan heran kalau ada bantuan yang dicegat di jalan," kata Gus Mus.
Di tempat terpisah Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Mufid Rahmad, kepada NU Online mengatakan, pihaknya telah menyiapkan beberapa regu Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang bertugas untuk mengawal distribusi logistik dan mengamankan rumah rumah warga yang kosong.
"Kami menerjunkan tim Banser yang bertugas sebagai intel untuk mengawasi distribusi logistik dan mengamankan rumah-rumah penduduk dari penjarahan. Kita heran dalam keadaan seperti ini masih ada yang memanfaatkan air keruh," kata Mufid di pusat informasi posko NU Wedi, Rabu (31/5). (nam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
3
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
Terkini
Lihat Semua