Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berharap kepada masyarakat Indonesia agar tetap tegar dan pantang menyerah menghadapi berbagai ujian. Sebab, ujian yang kini dihadapi bangsa Indonesia berat dan kompleks.
SBY juga mengajak masyarakat akan tetap menjaga kerukunan dan persatuan. "Jangan saling ribut sendiri dan saling menyalahkan," tambah SBY dalam pidatonya saat memperingati hari Maulid Nabi Muhammad SAW di Monas, di depan puluhan ribu jemaah Majlis Rasulullah, Selasa (15/2).r />
Dalam menghadapi ujian berat ini, Presiden juga berjanji akan terus meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia. "Pemerintah yang saya pimpin akan lebih bekerja keras dan berupaya untuk mengatasi semua permasalahan dan membangun guna meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia," ujarnya.
Karena itu, ia mengatakan banyak yang telah dicapai dan dihasilkan. Tapi, prestasi ini harus dijadikan motivasi untuk tetap tegas dan tidak boleh menyerah. Justru makin kompak dan makin bersatu.
Dari capaian tersebut, SBY juga mengakui adanya permasalahan yang harus diatasi. Hal tersebut merupakan pekerjaan rumah bagi bangsa agar masa depan masyarakat Indonesia menjadi lebih baik.
SBY juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaannya kepada Majelis Rasulullah yang telah menggelar acara doa dan dzikir untuk negara. "Semoga kita diselamatkan dunia akhirat, hidup tenteram dan damai dan menjadi negara thoyyibatun," tutur SBY. (min)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua