Mantan presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Rabu (1/7) siang kemarin. Perawatan itu dilakukan setelah selama sepekan Gus Dur tak melakukan cuci darah atau hemodialisis.
Tak ada yang perlu dikhawatirkan dari kondisi fisik Gus Dur, kata Direktur Eksekutif The Wahid Institute, Ahmad Suaedy, dalam perbincangan dengan NU Online di Kantornya, Jalan Taman Amir Hamzah, Jakarta, kemarin.<>
Menurut Suaedy, seharusnya Gus Dur melakukan cuci darah secara rutin sedikitnya dua kali dalam sepekan. Namun, selama pekan lalu, Gus Dur tak melakukannya. “Jadi, kalau sepekan tidak cuci darah, gantinya, Beliau harus istirahat juga selama sepekan,” katanya.
Gus Dur sedianya hadir dan berbicara pada diskusi terbatas di kantor The Wahid Institute kemarin. Namun, tim dokter di RSCM yang biasa menangani Gus Dur, memaksa mantan ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu harus istirahat secepatnya. Gus Dur pun tak kuasa menolak.
Gus Dur dirawat di gedung A RSCM, tepatnya di paviliun ruang VIP. Saat ini Gus Dur sedang ditunggui istrinya tercinta, Sinta Nuriyah Wahid, dan beberapa putrinya serta kerabatnya. (rif)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
Terkini
Lihat Semua