Siapkan MTQ Internasional, JQH NU Studi Banding ke Mesir
NU Online · Selasa, 24 Agustus 2010 | 06:38 WIB
Pengurus Pusat Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffazh (JQH) Nahdlatul Ulama akan menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Antar Pondok Pesantren VII dan MTQ Internasional I antar lembaga-lembaga Al-Qur’an di Pontianak Kalimantan Timur pada Oktober 2011 mendatang.
Khusus untuk persiapan MTQ Internasional I, PP JQH NU akan mengadakan studi banding ke Mesir pada saat diberlangsungkannya MTQ Internasional di sana, pada 29 Agustus hingga 5 September 2010 mendatang.<>
Rombongan yang akan berangkat ke Mesir antara lain Ketua Umum PP JQH KH A. Muhaimin Zen, Pengurus PP JQH Hj. Khadijatus Sholihah, Sekretaris PW JQH Kaltim Muhammad Zuraini Ikhsan, dan Bendahara PW JQH Kaltim Hj. Sri Wahyuni.
Menurut Ketua Umum PP JQH KH Muhaimin Zen, rombongan akan berangkat ke mesir pada Sabtu, 28 Agustus dan akan mengikuti pelaksanaan JQH hingga usai. Selain memimpin studi banding, dirinya juga bertindak sebagai pembina peserta MTQ Internasional Mesir dari Indonesia.
Adapun materi studi banding yang dilakukan meliputi sistem penyelenggaraan, sistem rekrutmen peserta, sistem perhakiman, tata tertib peserta, pedoman standar peraturan kejuaraan serta hak dan kewajiban peserta.
“Untuk keperluan studi banding itu kami akan bekerjasama dengan KBRI setempat dan PCINU di Mesir,” kata Muhaimin Zen di kantor PP JQH, lantai 4 PBNU Jakarta, Senin (23/8).
Diharapkan studi banding atas pelaksanaan MTQ Internaional di Mesir ini dapat menjadi pelajaran penting dalam pelaksanaan MTQ Internasional yang dilaksanakan PP JQH di Kaltim tahun depan.
Selain ke Mesir, rencananya PP JQH dan PW JQH Kaltim juga akan mengadakan studi banding atas pelaksanaan MTQ Internasional di empat negara, yakni Arab Saudi, Jordan, Libya, dan Malaysia. (nam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
6
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
Terkini
Lihat Semua