Syafii Maarif: Warga NU Jangan Larut Ditinggal Gus Dur
NU Online · Sabtu, 2 Januari 2010 | 05:33 WIB
Mantan Ketua PP Muhammadiyah, Syafii Maarif, berharap agar warga NU tidak larut dalam kesedihan. Ia juga meminta agar warga nahdliyin tidak takut ditinggal KH Abdirahman Wahid alias Gus Dur.
Syafii beralasan, sepeninggal Gus Dur, masih banyak kader muda NU yang teruji. "Oleh karena itu warga nahdliyin jangan larut dalam kesedihan. Saya yakin, dari rahim NU akan lahir kader-kader yang mumpuni," kata Syafii Maarif usai bertakziah ke Tebuireng, Jombang, Jumat (1/1).<>
Pun demikian, Syafii mengakui bahwasannya sosok Gus Dur adalah guru bangsa. Beliau bisa merekatkan keberagaman. "Jadi sangat tepat jika beliau disebut bapak pluralisme," tambahnya seperti dilansir beritajatim.com.
Usai berziarah, Syafii bertandang ke rumah pengasuh ponpes Tebuireng, KH Salahudin Wahid alias Gus Solah. Setelah berbincang, tokoh Muhammadiyah ini berpose dengan adik kandung Gus Dur tersebut. (mad)
Terpopuler
1
Hukum Mengambil Air Masjid untuk Kebutuhan Warga Saat Kekeringan, Bolehkah?
2
KH Miftachul Akhyar: Muktamar Ke-35 Jadi Pelajaran NU untuk Berani Keluar dari Kebiasaan
3
Khutbah Jumat: Hati Merasa Jauh dari Allah, Apa yang Harus Dilakukan?
4
Khutbah Istisqa: Saat Kekeringan Melanda Saatnya Muhasabah dan Berbenah Diri
5
Khutbah Jumat: Musim Kemarau dan Anjuran Hemat Air dalam Islam
6
Membaca Ulang Fiqih Pajak: Agenda yang Tersisa dari Muktamar Ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua