Tangkal Islamofobia, Malaysia Usung Kampanye Gerakan Global Moderat
NU Online · Rabu, 28 September 2011 | 09:14 WIB
Kuala Lumpur, NU Online
Menteri Luar Negeri Malaysia, Datuk Seri Anifah Aman, menyerukan pembentukan "Gerakan Global Moderat" guna melawan islamofobia di penjuru dunia. <>
Gerakan ini sekaligus menjembatani hubungan dunia Muslim dan Barat dengan lebih luas. Amman mengatakan persoalan yang terjadi tidak melulu soal Muslim dan Non-Muslim, tapi antara moderat dan esktrimis di semua agama—baik Islam, Kristen atau Yahudi.Â
"Upaya mempromosikan perdamaian dunia dan keharmonisan terus dilakukan, namun ada kecenderungan meningkat soal islamofobia," paparnya seperti dikutip Bernama, Rabu (28/9).
Situasi itu jelas mengintensifkan kesenjangan antara dunia Muslim dan Barat yang lebih luas. Untuk itu, dunia Islam harus memastikan suara-suara moderat, yang lebih banyak diam, agar bergerak guna menangkal dominasi ekstrimis.Â
"Malaysia dalam hal ini, akan bekerja keras guna menyuarakan dialog antar agama dan budaya dengan mengusung suara moderat melalui Gerakan Global Moderat," jelasnya.
Menurut Aman, perdamaian hanya dapat dicapai jika orang bersedia melakukan mediasi, bukan jalan kekerasan. Sebab hanya mediasi yang paling mungkin untuk mencapai perdamaian abadi. "Mediasi merupakan satu-satunya cara yang efektif dalam memberikan resolusi yang berkelanjutan untuk semua konflik dan krisis," katanya.
Dengan demikian, lanjut Aman, semua pihak akan memiliki peran dan memastikan efektifitas kesabaran dalam diplomasi yang bermanfaat. "Soal Palestina, kami terus bersabar hingga pada akhirnya ada harapan untuk resolusi damai dan adil," pungkasnya.Â
Redaktur   : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
RAPBN 2027 untuk Program MBG Capai Rp240 Triliun, Setara 29 Persen dari Anggaran Pendidikan
2
Gus Ipul Targetkan DPT Muktamar Ke-35 NU Rampung 17 Agustus 2026, Sebut Progres SK 95 Persen
3
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
4
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
5
Enam Ruko di Lokasi Pembukaan Muktamar Ke-35 NU Dibongkar, Pedagang Dapat Kompensasi
6
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
Terkini
Lihat Semua