Umat Islam Diminta Pelihara Toleransi Kerukunan Beragama
NU Online · Senin, 12 September 2011 | 09:17 WIB
Biak, NU Online
Â
Pimpinan pusat DDI Ambo Dalle Makassar KH Farid Wajdi meminta umat Islam selalu menjaga hubungan persaudaraan dengan sesama umat manusia sebagai wujud kecintaan dan pengamalan ajaran keislaman di tengah masyarakat.
<>
Selain itu, umat Islam diminta untuk senantiasa memelihara toleransi kerukunan hidup beragama yang telah berjalan baik selama ini. Umat Islam juga diharapkan turut mengamalkan nilai ajaran ibadah puasa Ramadhan 1432 Hijriyah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
"Menjaga hubungan persaudaraan sesama manusia sebagai perwujudan nilai keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa," kata Bupati Bupati Biak Numfor, Papua Yusuf Melianus Maryen di depan seribuan umat Islam pada perayaan halal bihalal dan tablik akbar 1432 Hijriyah di masjid Agung Baiturahman Biak, Ahad (11/9).
Sesuai hakekat ibadah puasa, lanjut Bupati Maryen, bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa dengan dorongan iman dan ikhlas akan diampuni dosanya serta menjadi manusia yang fitrah.
Ketua Panitia Hari Besar Islam, Andi Firman Madjadi mengakui, perayaan halal bihalal dan tablik akbar dilaksanakan kerjasama PHBI, pengurus masjid agung dan Badan kontak majelis taklim berlangsung lancar hingga selesai.
Kegiatan halal bihalal dan tablik akbar, menurut Ketua PHBI Andi Firman, bertujuan untuk memperarat hubungan silaturahmi antara umat Islam dengan pemerintah dan TNI/Polri di kabupaten Biak Numfor diakhiri dengan acara bermaaf-maafan.
Â
Hingga Ahad pukul 13.00 WIT aktivitas warga Biak sekitarnya tampak normal seperti biasanya meski terlihat sepi pada beberapa ruas jalan di Biak.
Â
Redaktur  : Syaifullah AminÂ
Sumber   : Antara
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
3
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
4
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
5
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
6
Jusuf Kalla Imbau Masyarakat Aceh Jaga Kondusivitas usai Kerusuhan dan Pengibaran Bendera GAM Sabtu
Terkini
Lihat Semua