Video seorang tawanan usia 16 tahun yang tengah diinterogasi di Kamp Guantanamo untuk kali pertama dipublikasikan. Rekaman video tersebut memperlihatkan Omar Khadr, 16 tahun, sedang ditanyai oleh tim pejabat Kanada pada tahun 2003, soal rangkaian peristiwa sebelum dia ditangkap oleh pasukan Amerika.
Khadr adalah seorang warga Kanada yang dituduh melemparkan granat yang menewaskan seorang serdadu Amerika di Afghanistan pada tahun 2002. Dalam video itu, dia terlihat tertekan dan mengeluhkan soal perawatan kesehatan.<>
Video itu dipublikasikan oleh tim pengacara Khadr menyusul putusan Mahkamah Agung bulan Mei bahwa pihak berwenang Kanada harus menyerahkan bukti yang memberatkan dia untuk memungkinkan memberikan pembelaan penuh atas dakwaan yang dialamatkan ke remaja tersebut.
Khadr, satu-satunya warga negara Barat yang masih ditahan di kamp tersebut, berusia 15 tahun ketika ditangkap pasukan Amerika dalam baku tembak di kamp yang dicurigai milik al-Qaeda di Afghanistan.
Dalam video 10 menit interogasi di Guantanamo setahun kemudian, dia terliat menangis, dan menutupi wajahnya dengan telapak tangannya, dan menarik rambutnya. Dia beberapa kali terdengar berteriak: "Tolong saya."
Dia tampak menyingsingkan baju oranyenya untuk memperlihatkan kepada pejabat kementerian luar negeri dan agen-agen dari Dinas Intelijen Keamanan Kanada (CSIS) luka-luka di punggung, dan perutnya yang dia kata dia alami di Afghanistan.
"Saya bukan dokter, tapi saya rasa kamu mendapat perawatan kesehatan yang layak," kata salah seorang pejabat.
Khadr menjawab: "Tidak. Anda tidak di sini. Saya kehilangan kedua mata saya. Saya kehilangan kaki saya. Segalanya!" saat menyinggung bagaimana indera penglihatan dan kondisi kesehatannya terganggu.
"Tidak, kamu masih punya mata dan kedua kaki kamu masih di ujung tungkaimu," kata seorang pejabat.
Selagi menagis sejadi-jadinya, Khadr berkali-kali mengatakan kepada tim pejabat tadi: "Anda tidak peduli dengan saya."
Dalam dokumen penyerta yang diungkapkan soal interogasi tersebut, Khadr juga mengatakan, dia disiksa selagi ditahan di pusat penahanan militer Amerika di pangkalan udara Bagram di Afghanistan. (bbc/atj)
Terpopuler
1
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
2
Usai Gus Kikin Terpilih, Ini Susunan Tim Formatur PBNU Masa Khidmah 2026-2031
3
Profil Gus Kikin yang Terpilih Jadi Ketum PBNU Hasil Muktamar Ke-35
4
Rais Aam Terpilih Setujui Lima Calon Ketua Umum PBNU, Musyawarah Penentuan Segera Dimulai
5
Ketum PBNU Terpilih Gus Kikin: Qanun Asasi Bakal Jadi Pedoman Perjalanan NU Abad Kedua
6
Gus Kikin Sampaikan Pidato Perdana Usai Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Terkini
Lihat Semua