Daerah

Banser Kalteng Berjibaku Tangani Karhutla, Siapkan Rumah Oksigen Gratis untuk Warga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Banser Kalteng Berjibaku Tangani Karhutla, Siapkan Rumah Oksigen Gratis untuk Warga

Tim Satkorwil Banser Kalimantan Tengah tengah memadamkan api kebakaran hutan dan lahan di Kota Palangka Raya pada Senin (26/10/2026). (Dok PW GP Ansor Kalimantan Tengah)

Jakarta, NU Online
 
Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kalimantan Tengah (Kalteng) terus terlibat dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mulai dari membantu pemadaman api, memantau titik rawan kebakaran, hingga menyediakan rumah oksigen gratis bagi masyarakat terdampak asap.


Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kalteng Arjoni mengatakan bahwa berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan dilakukan untuk menghadapi ancaman karhutla, termasuk yang diprediksi terjadi akibat El Nino berkepanjangan tahun ini.


“Apel Siaga Karhutla yang diikuti 200 Pengurus GP Ansor se-Kalteng dan 300 personel Banser pada 6 Agustus 2026 lalu. Apel ini dilaksanakan untuk menghadapi Karhutla yang diprediksi terjadi elnino panjang tahun ini,” ujarnya kepada NU Online, Rabu (28/10/2026).


Dalam penanganan di lapangan, Arjoni mengatakan bahwa GP Ansor Kalteng menyiagakan personel Banser di setiap kabupaten. Khusus di Kota Palangka Raya, sebanyak 15 personel disiagakan setiap hari untuk membantu pemadaman.


“Khususnya yang terdampak Kota Palangka Raya itu ada 15 personel tiap hari kita siagakan untuk turun melakukan pemadaman. Untuk kabupaten telah kita instruksikan agar seluruh jajaran terlibat aktif dalam penanggulangan Karhutla dan sudah berjalan dan terlibat aktif di lapangan,” jelasnya.


Selain pemadaman, GP Ansor bersama LAZISNU Kota Palangka Raya mendirikan dua rumah oksigen gratis bagi masyarakat terdampak asap. Fasilitas tersebut berada di TPA Subulussalam, Jalan Nagasari, dan Kantor Kelurahan Habaring Hurung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya. Bantuan juga mencakup pembagian masker kepada warga.


“Kita mendirikan rumah Oksigen Gratis bagi masyarakat. Ada dua rumah Oksigen Gratis kita siapkan untuk masyarakat,” kata Arjoni.


Ia juga menyebutkan upaya kemanusiaan lainnya dilakukan melalui penyaluran air bersih kepada masyarakat di tiga kabupaten yang mengalami kekeringan.


“Kita kerjasama dengan Tim Ansor Podcast dan Aremania Utas Peduli, total 40ribu air bersih layak minum kita salurkan, utamanya ke Pondok Pesantren,” ucapnya.


Sementara itu, Kasatkorwil Banser Kalteng, M. Ariton Kholiq menegaskan bahwa personel Banser tetap terlibat dalam pemadaman, pemantauan wilayah rawan, dan edukasi pencegahan kebakaran.


“Satkorwil Banser Kalimantan Tengah terus mengambil bagian dalam upaya penanggulangan Karhutla melalui aksi nyata di lapangan, mulai dari membantu proses pemadaman api, melakukan pemantauan di lokasi rawan kebakaran, hingga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya kepada NU Online, Kamis (29/10/2026).


Pada 29 Oktober 2026, hujan mulai turun dan mengurangi titik api yang masih menyala. Meski cuaca berangsur membaik, Ariton mengatakan bahwa Banser tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api maupun kepulan asap yang tersisa.


“Namun tim Satkorwil Banser Kalimantan Tengah tetap turun ke lokasi atau lapangan untuk memastikan apakah masih ada titik api yang menyala ataupun kepulan asap yang terjadi di lapangan,” tegasnya.


Ia menginstruksikan seluruh kader Banser di Kalteng agar tetap siaga melalui Satuan Khusus Bagana Satkorwil Banser Kalteng yang terus turun ke lokasi karhutla.


“Cegah karhutla, selamatkan lingkungan, lindungi masa depan,” pungkas Ariton.