Pagar Nusa Siapkan BAPENA, Kader Kebencanaan Disiapkan Bantu Penanganan Karhutla
NU Online · Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:00 WIB
Rikhul Jannah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Pimpinan Pusat Pagar Nusa menyiapkan kader terlatih untuk membantu penanganan bencana melalui Badan Penanggulangan Bencana Pagar Nusa (BAPENA). Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Gus Muchaad Nabil Haroen mengatakan, anggota BAPENA yang direkrut telah memiliki sertifikasi kebencanaan.
“Kita juga memiliki BAPENA, Badan Penanggulangan Bencana Pagar Nusa. Anggota-anggotanya semuanya tersertifikasi. Namun, karena masih dalam proses penyusunan, jumlah anggota yang terlibat belum banyak dan belum mendapatkan penugasan secara resmi,” ujarnya kepada NU Online di Kantor PBNU, Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Gus Nabil menjelaskan, sertifikasi menjadi salah satu pertimbangan utama dalam perekrutan anggota BAPENA. Menurutnya, keterlibatan kader dalam penanganan bencana perlu didukung kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Anggota-anggota BAPENA yang kita rekrut adalah mereka yang sudah memiliki sertifikasi. Jadi, bukan asal orang atau sekadar memiliki tenaga untuk berangkat ke lokasi, tetapi memang sudah tersertifikasi kebencanaan,” katanya.
Terkait kemungkinan pengerahan kader untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Gus Nabil mengatakan Pagar Nusa masih melakukan asesmen untuk mengidentifikasi kebutuhan di lapangan.
“Kita masih melakukan asesmen di karhutla tersebut. Nanti, kira-kira apa yang dibutuhkan, kita akan siap mengirimkan kader-kader BAPENA,” ujarnya.
Selain menyiapkan kader kebencanaan, Pagar Nusa mengembangkan tata kelola organisasi melalui digitalisasi. Gus Nabil mengatakan, pihaknya telah menyusun cetak biru atau blueprint E-Pagar Nusa yang mencakup pengelolaan surat-menyurat, penerbitan surat keputusan (SK), hingga sistem pemeringkatan atlet atau prima secara terintegrasi.
“Kami juga tadi melaporkan kepada Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz bahwa kami di Pagar Nusa sudah menyusun blueprint terkait E-Pagar Nusa. E-Pagar Nusa itu berisi tata kelola persuratan, peng-SK-an, kemudian sistem ranking atlet atau prima, yang semuanya terintegrasi dan digital,” jelasnya.
Gus Nabil juga menyampaikan bahwa Pagar Nusa telah memiliki Lembaga Advokasi dan Bantuan Hukum yang berjalan selama satu tahun serta Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).
“Kita sudah memiliki lembaga-lembaga yang sangat dibutuhkan di bawah. Contohnya, Lembaga Advokasi dan Bantuan Hukum yang sudah berjalan satu tahun. Kemudian ada LSP, Lembaga Sertifikasi Profesi, yang sudah berdiri,” katanya.
Terpopuler
1
Innalillahi, Prof KH Syukron Makmun Pengasuh Pesantren Daarul Rahman Jakarta Wafat
2
Gus Faiz Ceritakan Wasiat dan Keinginan KH Syukron Makmun sebelum Wafat
3
Kapolri Suyudi Sambangi Rais Aam dan Ketua Umum PBNU di Pesantren Miftachussunnah dan Tebuireng
4
Berita Duka dari Yogyakarta, KH Muhammad Nasikh Ridwan Wafat pada Usia 65 Tahun
5
BMKG: Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Kering hingga 24 Oktober
6
PWNU Jakarta Jadwalkan Pembukaan Konferwil XXI di Pesantren Al-Tsaqafah Ciganjur
Terkini
Lihat Semua