Brebes, NU Online
Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (12/3) menggelar istighotsah serentak. Doa bersama, dilakukan diseluruh instansi masing-masing usai melaksanakan apel pagi.
"Saya sudah instruksikan pada seluruh ASN Muslim ikut istighotsah guna memohon ampunan agar terhindar dari bencana," kata Bupati Brebes Hj Idza Priyanti saat memimpin apel di halaman Setda Brebes, Senin (11/3).
Istighosah, lanjutnya, sebagai bentuk sumbangan imateril ASN kepada masyarakat. "Hari ini seluruh ASN menggelar istighosah di Instansi masing masing juga di sekolahan yang tidak melaksanakan Ujian Tengah Semester," ucapnya.
Idza mengaku prihatin dengan kondisi alam Brebes yang tertimpa bencana sehingga mengakibatkan korban jiwa, harta, pikiran dan tenaga tercurahkan semuanya.
Idza menjelaskan, korban jiwa bencana banjir 4 orang dan longsor 23 jiwa. Sedangkan tanah bergerak menyebabkan 72 rumah roboh di Rajawetan dan 20 rumah di Tonjong serta 94 rumah di Waru Bantarkawung.
Atas bencana tersebut, Pemkab, Polri, TNI, tim relawan, telah membantu dengan sepenuh hati untuk itu diucapkan terima kasih yang telah membantu.
Pemkab juga telah menetapkan tanggap bencana tanggal 21 Februari hingga 8 Maret 2018.
Saat ini, masih kata Idza, pemerintah pusat telah melakukan pendampingan, menginventarisir dan penanganan langsung. Memang perlu peran semua pihak terkait dalam penangan pasca bencana ini.
Idza menuturkan, kerugian akibat bencana alam Brebes mencapai Rp199 miliar, sedangkan kerugian di bidang pertanian mencapai Rp56 miliar.
Semoga, kita diberi kesehatan, ikhtiar dengan baca doa serempak. Dengan istighotsah diharapkab senantiasa bangkit, diberi kekuatan dan bisa melakukan aktivitas keseharian juga terhidar dari malapetaka dan bencana lainnya.
Untuk itu, Idza berpesan agar senantiasa peduli kepada sesama dan bijak terhadap alam. Bantu pimpinan, dengan bekerja keras saling bergotong royong dan tidak menumpuk-numpuk pekerjaan. (Wasdiun/Fathoni)