Daerah

Haul dan Ziarah, Tradisi Warga Nahdliyyin

Senin, 20 Desember 2010 | 07:37 WIB

Jepara, NU Online
Ahmad Bahrowi MT, dosen Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Jepara mengatakan, haul dan ziarah merupakan tradisi warga Nahdliyyin karena tradisi tersebut merupakan warisan para ulama terdahulu.

Demikian pesan taushiyah yang disampaikannya, Jumat (17/12) dalam acara Khaul Habib Muhdhor Assegaf di desa Karang Randu, kecamatan Pecangaan, kabupaten Jepara.<>
 
Menurutnya, sebagai warga NU yang menganut paham ahlussunnah wal jamaah tidak perlu pesimis apabila ada segolongan tertentu yang menganggap tradisi positif tersebut sebagai bid’ah. “Kita tidak perlu minder dengan tradisi positif ini,” katanya.

Meski sering dicemooh, tambahnya harus diterima dengan lapang dada. Bahrowi mengutip syair karangan KH Ahmad Fauzan, seorang tokoh perjuangan NU Jepara,

“Mlakune NU koyo slender/ snajan nyrangap mrohi klenyer/ duwe dalam dewe ora keno nabrak/ seng sopo nabrak mrohi klenger.”
Dia menjelaskan, setiap orang yang berideologi memiliki tata cara tersendiri. Satu sama lain tidak boleh saling centang perentang akan tetatpi mesti saling hormat-menghormati.

Pembicara lain, H Ahmad Marzuqi, SE, wakil Bupati Jepara mengungkapkan meskipun negara ini sedang dilanda bencana bertubi-tubi akan tetapi hal tersebut bisa diantisipasi dengan cinta Rasul dan Ulama’.

Marzuqi menyatakan cinta Rasul dan Ulama bisa diaktualiasasikan dengan memperbanyak membaca shalawat Nabi. Selain itu dengan istighfar (mohon ampunan) kepada Allah SWT.

“Dengan cara itu niscaya Allah tidak akan menurunkan murka kepada kita lagi,” jelasnya dengan mengutip salah satu firman Allah. Sebelum taushiyah dari dua pembicara yakni pembacaan maulid Simthuth Dhuror yang dipimpin oleh Habib Muhsin alKaff dari Solo diiringi dengan rebana klasik.

Selain majlis taklim umum, kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut juga diisi dengan lomba mancing, pengobatan gratis dan pembacaan shalawat bersama para Habaib dari Kudus, Jepara, Demak, Pati dan Purwodadi (Kuromatipur). (qim) 


Terkait