Daerah

Kesejahteraan Warga Harus Jadi Prioritas Pimpinan Baru NU Jatim

Senin, 30 Juli 2018 | 03:30 WIB

Kesejahteraan Warga Harus Jadi Prioritas Pimpinan Baru NU Jatim

Rais dan Ketua PWNU Jatim yang baru.

Kediri, NU Online 
Banyak harapan disematkan kepada KH Anwar Manshur dan KH Marzuki Mustamar yang terpilih sebagai Rais dan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. Salah satunya adalah dapat membawa angin segar bagi peningakatan kesejahteraan nahdliyin atau warga NU. 

Hal  tersebut disampaikan Ketua Umum Inkopsim (Induk Koperasi Syirkah Muawanah), HM Al Khaqqoh Istifa menanggapi terpilihnya dua kiai tersebut sebagai petinggi NU Jawa Timur. Menurutnya, dari periode ke periode, hal utama yang menjadi persoalan NU sekaligus bangsa adalah masalah ekonomi dan peningkan kesejahteraan masyarakat.

Sebab, salah satu persoalan utama warga NU adalah kondisi ekonomi yang masih jauh dari harapan. “Untuk itu, saya berharap agar ketua terpilih punya program terstruktur dan terukur untuk meningkatkan kesejahteraan nahdliyin,” jatanya kepada NU Online di Kediri, Ahad (29/7).

Selain soal ekonomi, pengembangan Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja) juga tidak boleh diabaikan. Lebih-lebih saat ini ketika ideologi radikal dan aliran-aliran sesat begitu gencar menyerang Nusantara. 

“Dengan pemantapan Aswaja, maka secara otomatis sudah menangkal  merebaknya aliran sesat dan dan gerakan radikal,” ungkapnya. Sebab, Aswaja dan ideologi radikal dan aliran sesat memang berseberangan. Sehingga memantapkan dan membumikan Aswaja berarti melindungi masyarakat dari ancaman propaganda gerakan radikal dan sebagainya.

“Saya yakin PWNU Jatim ke dapan juga akan fokus untuk hal ini,” ujarnya.

Gus Khaqoh mengingatkan perlunya ketua terpilih meningkatkan kerja sama antarlembaga dan badan otonom. Lembaga-lembaga yang ada merupakan perpanjangan tangan  PWNU Jawa Timur. Sedangkan Banom sebagai sayap organisasi, juga perlu dijalin kebersamaan untuk saling melengkapi.

“Insyaallah jika semua kompak, maka program yang telah diagendakan akan berjalan sesuai  rencana, dan sukses,” pungkasnya. (Aryudi Abdul Razaq/Ibnu Nawawi


Terkait