Jombang, NU Online
Pendaftaran siswa baru sudah dimulai. Di tahun ajaran ini, SMK Khoiriyah Hasyim Seblak Jombang memberikan Beasiswa Kader NU. Beasiswa ini dibuka untuk seluruh putera-puteri pengurus NU atau pengurus takmir masjid.
<>
Beasiswa akan diberikan secara penuh selama tiga tahun. Meliputi seluruh biaya sekolah dan biaya pondok. Pendaftaran akan ditutup pada 12 Juli 2012 nanti.
SMK Khoiriyah Hasyim berdiri pada 29 Maret 2009. Berlokasi tidak jauh dari Pondok Pesantren Tebuireng. Jaraknya hanya 200 meter ke arah barat dari makam KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Diresmikan pendiriannya oleh Moh Nuh, Mendikbud yang saat itu masih menjabat sebagai Menkominfo. Konsentrasi keahlian yang dibuka adalah multimedia.
Ditemui di kantor SMK yang asri, kepala sekolah Ahmad Jasminto menegaskan bahwa Beasiswa Kader NU ini diberikan sebagai tindak lanjut dari semiloka yang digelar akhir tahun lalu. “Temanya saat itu adalah meneguhkan kembali komitmen nasionalisme demi NKRI dan menangkal radikalisme agama,” katanya, Jumat (25/5).
Pria berbadan gemuk ini menambahkan bahwa nara sumber yang hadir saat itu langsung dari Jakarta. Yaitu Achmad Wazir Wicaksono dari PP Lakpesdam NU dan Cicik Farhah Assegaf dari Rahima Foundation Jakarta.
Dari hasil semiloka itu, disadari pentingnya pemahaman kepada generasi muda NU tentang ajaran Islam yang damai. Setelah melalui berbagai pertimbangan dan permbahasan, disepakati bahwa cita-cita mulia itu diwujudkan dalam bentuk pemberian beasiswa. “Sehingga generasi muda tidak akan kehilangan akar sejarahnya dalam berjuang menyebarluaskan Islam secara benar,” ujarnya.
Dikonfirmasi terkait pemberian beasiswa ini, ketua komite sekolah SMK Khoiriyah Hasyim Mukani membenarkan rencana itu. “Hal ini sebagai salah satu bentuk nyata perjuangan kita dalam melawan radikalisme beragama, yang akhir-akhir ini justeru semakin mengarah kepada anarkisme,” katanya serius.
Untuk mengikuti seleksi beasiswa ini, calon pendaftar cukup mengisi formulir pendaftaran yang ditandatangani pengurus NU atau takmir masjid. Formulir bisa diambil langsung di kantor SMK Khoiriyah Hasyim atau minta dikirim via pos.
“Formulirnya pun boleh digandakan sendiri sesuai kebutuhan pengurus NU setempat,” katanya. Sedangkan berkas yang harus disertakan formulir pendaftaran adalah legalisir ijasah, SKHUN, NISN, surat keterangan tidak mampu dari kantor desa dan foto terbaru sebanyak empat lembar.
Pria berkopyah ini menegaskan, sampai saat ini pendaftar sudah banyak yang mengisi dan mengembalikan formulir kepada panitia. Mayoritas mereka berasal dari Jombang, Nganjuk, Mojokerto, Sidoarjo, Kediri dan Surabaya.
Siswa penerima beasiswa nanti diwajibkan tinggal di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Seblak. Pondok pesantren ini sendiri didirikan sejak 1921 silam oleh KH Ma’shum Aly dan Nyai Hj Choiriyah Hasyim.
KH Ma’shum Aly adalah tokoh ahli ilmu falaq dan pengarang kitab Amtsilah Tasrifiyyah. Sebuah kitab kuning yang membahas gramatika bahasa Arab dan masih menjadi referensi wajib di seluruh pondok pesantren di Indonesia sampai sekarang. Sedangkan Nyai Hj Choiriyah Hasyim adalah puteri pertama dari Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari, pendiri Pondok Pesantren Tebuireng Jombang dan organisasi Nahdlatul Ulama atau NU.
Redaktur: Mukafi Niam