Jakarta, NU Online
Semangat membangun potensi desa menginspirasi Komunitas Tani Buah Naga Malang melakukan penanaman buah naga di sejumlah tempat di Malang, Jawa Timur. Seperti pada Sabtu (23/6), komunitas melakukan penanaman di daerah Bluton, Desa Warujayeng, Kecamatan Tanjung Anom.
Ada sekitar 50 lubang tanam di lahan tersebut, yang terintegrasi dengan tanaman hidroponik. “Juga peternakan kambing dan kolam ikan,” kata pemilik lahan, Freddy.
Direktur Komunitas Tani Buah Naga, Moch Sabilil Faroshi A mengatakan program serupa telah berjalan dua tahun. Melalui program Pemberdayaan Ekonomi Santri dan Pemuda Mandiri (Pesad) di antaranya di Pondok Pesantren Kiai Mojo Tembelang, Jombang, pihaknya mengajak para santri untuk belajar budi daya, pemasaran, sampai pengolahan buah naga.
“Dengan itu para santri mempunyai keahlian dalam bidang pertanian, di samping mereka juga belajar agama,” kata Rozhi kepada NU Online, Ahad (24/6).
Ia berharap melalui program tersebut nantinya para santri dan pemuda tidak bingung mencari kerja karena telah memiliki keahlian tersebut. “Ketika terjun ke masyarakatnya mereka mampu mengembangkan buah naga di daerah masing-masing,” tambah dia. (Kendi Setiawan)