Daerah

Yayasan Nurul Yaqin Syafiiyah Wonosobo Terima Kendaraan Dakwah Program Kemaslahatan NU Care-LAZISNU dan BPKH

Rabu, 6 Mei 2026 | 14:30 WIB

Yayasan Nurul Yaqin Syafiiyah Wonosobo Terima Kendaraan Dakwah Program Kemaslahatan NU Care-LAZISNU dan BPKH

Serah terima bantuan kendaraan sarana dakwah ke Yayasan Nurul Yaqin Syafiiyah, Dadapan, Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Jumat (1/5/2026). (Foto: LAZISNU)

Wonosobo, NU Online

Pondok Pesantren Yayasan Nurul Yaqin Syafiiyah, Dadapan, Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah menjadi salah satu penerima manfaat program
Kemaslahatan NU Care-LAZISNU dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Pesantren tersebut menerima bantuan berupa satu unit mobil layanan dakwah pada Jumat (1/5/2026).


Penyerahan bantuan yang berlangsung di aula yayasan tersebut merupakan bagian dari Program Kemaslahatan BPKH yang bertujuan untuk memperkuat sarana dakwah dan pelayanan sosial di tingkat akar rumput.


Sekretaris NU Care-LAZISNU PBNU, Moesafa, menjelaskan bahwa bantuan mobil layanan dakwah ini memiliki nilai total sebesar Rp321.405.000, mencakup pengadaan unit hingga biaya operasional manajemen. 


“Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan progresivitas, aktivitas, dan dinamika dakwah, khususnya di wilayah Wonosobo dan sekitarnya. Kehadiran armada ini harus menjadi pemantik semangat pengabdian kepada umat,” ujar Moesafa dalam sambutannya.


Sementara itu, perwakilan BPKH, Adityo Negoro, menyampaikan apresiasinya atas konsistensi LAZISNU sebagai mitra maslahat. Ia menekankan bahwa dana yang digunakan untuk pengadaan mobil ini bersumber dari nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU).


“Terima kasih kepada LAZISNU yang telah menjadi mitra kami sejak 2018. Kolaborasi ini sangat penting untuk membantu menyalurkan program-program kemaslahatan BPKH hingga menjangkau daerah-daerah terpencil,” terang Adityo.


Di tempat yang sama, anggota DPR RI, Wibowo Prasetyo, yang turut hadir dalam acara tersebut, menitipkan pesan penting kepada pihak yayasan selaku penerima manfaat. Ia meminta agar bantuan tersebut dijaga dan digunakan secara profesional.


“Mari jaga pemberian mobil ini agar terus bermanfaat. Rawat dengan benar dan gunakan sesuai peruntukannya untuk kepentingan umat, jangan digunakan untuk kebutuhan pribadi,” tegas Wibowo.


Ketua Yayasan Nurul Yaqin Syafiiyah, Slamet Hasani, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterima. Menurutnya, armada ini akan sangat membantu mobilitas para pendakwah dan kegiatan sosial yayasan yang selama ini terkendala transportasi.


“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kedatangan Tim LAZISNU dan BPKH serta pemberian mobil layanan dakwah ini. Semoga bantuan ini menjadi berkah bagi umat dan dibalas dengan kebaikan yang melimpah,” pungkasnya.


Acara serah terima ini ditutup dengan prosesi penyerahan kunci secara simbolis dan pengecekan unit kendaraan yang akan segera dioperasikan oleh pihak yayasan.