Libur Idul Adha Usai, Ribuan Santri Kembali ke Dayah Siapkan Ujian Jelang Muharram
NU Online Ā· Rabu, 3 Juni 2026 | 07:00 WIB
Helmi Abu Bakar
Kontributor
Bireuen, NU Online
Masa libur Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah telah berakhir. Ribuan santri di berbagai dayah di Aceh mulai kembali ke lingkungan pesantren untuk melanjutkan aktivitas belajar, pengajian, dan ujian yang sempat terhenti selama libur hari raya.
Arus balik santri terlihat sejakĀ AhadĀ malam hingga Senin, 31 Mei-1 JuniĀ 2026.. Para santri datang dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh dengan membawa perlengkapan belajar serta semangat baru setelah menikmati kebersamaan bersama keluarga di kampung halaman.
Mudir Dayah Maāhadal Ulum Diniyah Islamiyah (MUDI) Mesjid Raya Samalanga, Abu Syekh H. Hasanoel Basri HG atau yang akrab disapa Abu MUDI, mengajak seluruh santri untuk kembali fokus menuntut ilmu dan memanfaatkan waktu belajar dengan sebaik-baiknya.
āAlhamdulillah para santri telah menikmati masa libur bersama keluarga. Kini saatnya kembali ke dayah untuk melanjutkan perjuangan menuntut ilmu dengan semangat yang lebih kuat dan niat yang lebih ikhlas karena AllahĀ swt,"Ā ujarnya.
Menurut Abu MUDI yang juga Mustasyar PBNU mengatakan bahwa momentum pasca-Iduladha harus menjadi sarana introspeksi dan pembaruan semangat dalam menuntut ilmu agama. Ia menegaskan bahwa kesuksesan seorang santri tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh kesungguhan, kedisiplinan, dan adab kepada guru.
āIlmu agama adalah cahaya kehidupan. Karena itu, setiap santri harus menjaga semangat belajar, memperbanyak ibadah, dan menghormati para guru agar ilmu yang diperoleh menjadi berkah,ā katanya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pengajian Dayah MUDI Samalanga, Tgk. Hendri Simpang Tiga, menyampaikan bahwa pihak dayah telah menetapkan jadwal resmi kepulangan santri dan melanjutkan agenda pendidikan yang telah berjalan sebelum libur.
Menurutnya, para santri akan kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar serta menyelesaikan ujian yang masih berlangsung di sejumlah jenjang pendidikan. āKami berharap seluruh santri dapat kembali tepat waktu sehingga aktivitas pengajian dan ujian dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,ā ujarnya.
Terpisah, tokoh pendidikan dayah Aceh yang juga Pimpinan Dayah MADAH Bireuen, Tgk. Iswadi atau yang akrab disapa Abah Iswadi, mengatakan arus balik santri tahun ini berlangsung hampir serentak di berbagai dayah di Aceh.
Menurutnya, mayoritas pesantren dan dayah telah menjadwalkan kepulangan santri pada waktu yang hampir bersamaan setelah libur Iduladha sehingga suasana pendidikan dayah kembali hidup di berbagai daerah.
āSetelah Iduladha, hampir seluruh dayah di Aceh kembali membuka aktivitas pengajian dan pendidikan. Karena itu, kita melihat arus balik santri terjadi secara serentak di berbagai wilayah,ā ujarnya.
Abah Iswadi menilai fenomena tersebut menunjukkan bahwa tradisi pendidikan dayah masih tetap kuat dan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Aceh. āDayah bukan sekadar tempat belajar kitab kuning, tetapi juga pusat pembinaan akhlak, karakter, dan kepemimpinan umat. Ribuan santri yang kembali hari ini sesungguhnya sedang melanjutkan estafet perjuangan para ulama Aceh,ā katanya.
Pengurus PCNU Bireuen itu menambahkan bahwa kembalinya santri ke dayah menjelang bulan Muharram memiliki makna tersendiri karena Muharram merupakan salah satu bulan mulia dalam Islam yang menjadi momentum memperkuat ibadah dan semangat menuntut ilmu.
āMuharram selalu menjadi pengingat bagi umat Islam untuk melakukan hijrah menuju keadaan yang lebih baik. Bagi santri, hijrah itu diwujudkan melalui kesungguhan belajar, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan kedisiplinan,ā ujarnya.
Menurut Abah Iswadi, tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks di tengah perkembangan teknologi dan media sosial. Karena itu, dayah memiliki peran strategis dalam membimbing generasi muda agar tetap memiliki pegangan moral dan spiritual yang kuat.
Ia berharap seluruh santri dapat memanfaatkan momentum pasca-libur untuk meningkatkan kualitas diri serta menjaga tradisi keilmuan yang telah diwariskan para ulama.
āLiburan telah berakhir, saatnya kembali menata niat dan melanjutkan perjuangan menuntut ilmu. Semoga seluruh santri diberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta keberkahan ilmu yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,ā pungkasnya.
Dengan dimulainya arus balik santri, aktivitas pendidikan di dayah-dayah Aceh kembali bergeliat. Para santri diharapkan mampu menyelesaikan seluruh agenda pembelajaran dan ujian dengan baik serta tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap melanjutkan perjuangan ulama di masa depan.
Terpopuler
1
Melalui PBNU, YANMU Salurkan 11 Ambulans dan 1.000 Al-Quran untuk PWNU dan PCNU
2
Nasirun, Keluarganya, dan Tarekat
3
Disertasi tentang Orientasi Doktrinal NU Antar Asikin Sumarto Raih Doktor di University of Jordan
4
PBNU Pastikan Pesantren Tambakberas Siap Tampung 3.000 Lebih Peserta Muktamar Ke-35 NUĀ
5
Baznas Ajak Elemen Bangsa Perkuat Persatuan melalui Gerakan Zakat
6
Masuk Bursa Bakal Calon Ketua Umum PBNU, Ini Kiprah dan Profil KH Marsudi Syuhud
Terkini
Lihat Semua