Nasional

Aktivis KontraS Andrie Yunus Jadi Disiram Air Keras Usai Hadiri Siniar

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:30 WIB

Aktivis KontraS Andrie Yunus Jadi Disiram Air Keras Usai Hadiri Siniar

Aktivis Kontras, Andrie Yunus. (Foto: instagram Andrie Yunus)

Jakarta, NU Online

Aktivis Komisi Untuk Orang Hilang untuk Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus mengalami penyiraman air keras setelah siniar (podcast) dengan tajuk Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLHBHI). Penyiraman itu terjadi di kawasan Jalan Salemba I Talang, Jakarta Pusat pada Kamis (12/3/2026) pukul 23.00 WIB.


"Pasca peristiwa tersebut, Andrie Yunus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan secara medis. Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24 persen," kata keterangan Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya yang diterima NU Online pada Jumat (13/3/2026).


Dimas menegaskan, tindakan tindakan penyiraman air keras ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat khususnya pembela hak asasi manusia (HAM).


"Apabila merujuk pada Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM, Pasal 66 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dan Peraturan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2015 Tentang Prosedur Perlindungan Terhadap Pembela HAM," tulisnya.


Dimas berharap peristiwa ini mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum dan masyarakat sipil, agar kasus tersebut dapat segera diusut secara tuntas.


"Aparat kepolisian langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif di balik serangan tersebut. Mengingat, upaya penyiraman air keras terhadap korban dapat mengakibatkan luka fatal yang serius hingga meninggal dunia," jelasnya.


Dari rekaman CCTV, pelaku yang berjumlah dua orang datang menggunakan sepeda motor matic. Salah satu pelaku mengenakan helm, sementara yang lainnya tidak. Keduanya sempat memutar balik kendaraan agar dapat berpapasan dengan Andrie Yunus yang juga sedang mengendarai motor matic.


Saat berpapasan, Andrie langsung disiram air keras oleh pelaku. Ia pun spontan menepikan motor matic berwarna kuning yang dikendarainya ke pinggir jalan sambil melepas helm hitamnya. Andrie menjerit kesakitan akibat luka bakar yang dideritanya. Ia juga berusaha melepas baju serta tas hitam yang dikenakannya.


Teriakan Andrie segera mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan. "Tolong, tolong, tolong… air keras, air keras, air keras… Allahuakbar!" jerit Andrie.


Sekitar 20 pria mendatangi Andrie untuk memberikan pertolongan. Sementara itu, tiga sepeda motor yang ditumpangi tujuh orang lainnya langsung mengejar pelaku ke arah yang sempat ditunjukkan oleh Andrie.


Terkait