Internasional

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Menteri Olahraga Iran: AS-Israel Membunuh Pemimpin Kami

NU Online  ·  Jumat, 13 Maret 2026 | 16:00 WIB

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Menteri Olahraga Iran: AS-Israel Membunuh Pemimpin Kami

Timnas Iran. (Foto: dok istimewa)

Jakarta, NU Online

Tim Nasional Sepak Bola Iran menyatakan membatalkan keikutsertaannya dalam ajang FIFA World Cup 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Keputusan tersebut disampaikan setelah meningkatnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.


Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah serangan yang disebut menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.


“Dengan mempertimbangkan bahwa rezim yang korup ini (Amerika Serikat) telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apa pun kami tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia,” kata Donyamali sebagaimana dikutip dari Al Jazeera, Jumat (13/3/2026).


Ia menyebut kondisi keamanan yang tidak menentu membuat tim nasional Iran tidak memungkinkan untuk mengikuti turnamen sepak bola empat tahunan tersebut.


“Mengingat tindakan jahat yang telah mereka lakukan terhadap Iran, mereka telah memaksakan dua perang kepada kami dalam delapan atau sembilan bulan terakhir serta membunuh dan mensyahidkan ribuan rakyat kami. Karena itu, kami tentu saja tidak dapat ikut serta dalam ajang tersebut,” ujarnya.


Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui media sosialnya menanggapi pengunduran diri tim nasional Iran dari Piala Dunia.


“Tim Nasional Sepak Bola Iran dipersilakan mengikuti Piala Dunia, tetapi saya benar-benar tidak percaya bahwa pantas bagi mereka untuk berada di sana, demi keselamatan dan keamanan mereka sendiri,” tulisnya.


Menanggapi pernyataan tersebut, tim nasional Iran menegaskan bahwa mereka lolos ke Piala Dunia melalui jalur kualifikasi resmi dan tidak dapat dikecualikan secara sepihak.


“Badan pengatur Piala Dunia adalah FIFA, bukan negara mana pun secara individual. Tim nasional Iran, dengan serangkaian kemenangan meyakinkan yang diraih para pemain kami, termasuk di antara tim-tim pertama yang berhasil lolos kualifikasi,” tulis pernyataan tersebut melalui media sosial resmi tim.


Timnas Iran juga menyindir pihak tuan rumah dengan menyatakan bahwa tidak ada pihak yang dapat secara sepihak mengeluarkan mereka dari turnamen tersebut.


“Tentu saja tidak seorang pun dapat mengecualikan tim nasional Iran dari Piala Dunia. Justru negara yang tidak mampu menjamin keamanan tim-tim peserta yang dapat dipertanyakan kelayakannya sebagai tuan rumah,” tulis pernyataan itu.


Sebelumnya, Iran dijadwalkan tergabung dalam Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.


Tim Iran rencananya akan menghadapi Selandia Baru pada 15 Juni 2026 di SoFi Stadium, Los Angeles. Selanjutnya, Iran dijadwalkan melawan Belgia pada 21 Juni 2026 di stadion yang sama.


Sementara laga melawan Mesir dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni 2026 di Lumen Field, Seattle, Amerika Serikat.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang