Nasional

Gelar Rapat Pleno, PBNU Matangkan Persiapan Munas dan Konbes Jelang Muktamar Ke-35

Kamis, 21 Mei 2026 | 15:00 WIB

Gelar Rapat Pleno, PBNU Matangkan Persiapan Munas dan Konbes Jelang Muktamar Ke-35

Rapat Pleno PBNU terkait penentuan Munas dan Konbes di Gedung PBNU Lantai 8, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Kamis (21/5/2026). (Foto: NU Online/Aji)

Jakarta, NU Online

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan bahwa berbagai persiapan menuju Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) NU telah disiapkan, baik dari sisi prosedural maupun substansial.


Hal itu disampaikannya dalam rapat pleno PBNU terkait penentuan Munas dan Konbes di Gedung PBNU Lantai 8, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Kamis (21/5/2026). Rapat tersebut dihadiri jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU.


Gus Yahya berharap forum pleno dapat menjadi ruang untuk memperoleh arahan dari para masyayikh, sesepuh, dan mustasyar terkait berbagai keputusan menjelang Munas, Konbes, hingga Muktamar ke-35 NU.


“Dalam rapat pleno ini diharapkan ada pesan-pesan yang disampaikan oleh para masyayikh, sesepuh, dan mustasyar, baik secara langsung maupun tidak langsung, yang mengarahkan berbagai putusan terkait Munas dan Konbes,” ujarnya.


Menurutnya, hal-hal yang berkaitan dengan prosedur formal telah mencukupi untuk diteruskan menuju Munas, Konbes, hingga Muktamar.


“Hal-hal yang menyangkut prosedur formal sudah mencukupi untuk kita teruskan menuju Munas dan Konbes Muktamar,” katanya.


Gus Yahya juga menjelaskan berbagai hal substansial telah dipersiapkan sejak lama dan telah mendapatkan peninjauan dari peserta pleno serta jajaran resmi kepanitiaan. Materi-materi yang akan dibawa ke Munas, Konbes, hingga Muktamar pun dinilai telah siap.


“Hal yang substansial sudah dicicil sejak lama dan sudah mendapat review dari peserta pleno dan jajaran resmi kepanitiaan untuk dibawa ke Munas dan Konbes, termasuk rancangan materi yang nanti dibawa ke Muktamar,” jelasnya.


Ia optimistis PBNU tidak akan mengalami kesulitan dalam menghadapi agenda-agenda besar organisasi tersebut.


“Secara substansial dan konseptual, kita tidak akan mengalami kesulitan menuju Muktamar,” tegasnya.


Terkait tugas-tugas organisasi dan laporan pertanggungjawaban, Gus Yahya menegaskan PBNU siap memberikan penjelasan apabila diperlukan.


“Hal-hal terkait tugas, apabila ada laporan, kami siap memberikan. Laporan bisa kita presentasikan,” ujarnya.


Di akhir penyampaiannya, Gus Yahya berharap seluruh tanggung jawab organisasi dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya.


“Semoga tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab kita bisa dilaksanakan sebaik-baiknya,” pungkasnya.


Rapat tersebut dihadiri Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam PBNU KH Ahmad Said Asrori, Rais Syuriyah PBNU Nasaruddin Umar, Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf, serta jajaran Syuriyah, Tanfidziyah, lembaga, dan badan otonom (Banom) PBNU. Kegiatan digelar secara hybrid, yakni luring di Gedung PBNU dan daring melalui Zoom Meeting.


Sebelumnya, Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla mengungkapkan bahwa rapat pleno penentuan lokasi Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU digelar di Lantai 8 Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Kamis (21/5/2026) pukul 13.00 WIB.


“Itu diselenggarakan di Gedung PBNU di lantai delapan. Pleno tanggal 21 Mei jam 1 siang diadakan di lantai delapan Gedung PBNU,” katanya kepada NU Online di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2026).