Harlah ke-71, PW IPPNU NTB Teguhkan Semangat Tembus Batas Keraguan dan Kenyamanan
Selasa, 3 Maret 2026 | 14:30 WIB
Mataram, NU Online
Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-71 Ikatan Pelajar Putri Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) mengusung tema “Beyond Every Boundary”. Hal itu sebagai simbol semangat melampaui batas dalam pengabdian, kaderisasi, dan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.
Dengan mengusung tema Beyond Every Boundary, IPPNU di usia ke-71 diharapkan mampu terus melampaui batas-batas konvensional dan memperluas ruang gerak pengabdian.
Tidak hanya itu, hal tersebut juga diharapkan dapat memperkokoh eksistensinya sebagai wadah kaderisasi perempuan muda NU yang adaptif dan progresif.
Ketua Pimpinan Wilayah IPPNU Nusa Tenggara Barat Saadatin menyampaikan bahwa usia ke-71 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen kader.
“Di usia yang ke-71 ini, IPPNU harus semakin berani melampaui batas-batas ketakutan, batas keraguan, dan batas zona nyaman. Beyond Every Boundary bukan hanya tema, tetapi gerakan bersama untuk membuktikan bahwa rekanita mampu hadir sebagai pelajar putri NU yang berilmu, berakhlak, dan berdampak bagi masyarakat,” ungkapnya pada Senin (2/3/2026).
Sementara itu, Wakil Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) NTB Suaeb Qury menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada seluruh kader IPPNU untuk senantiasa mengambil peran dalam berjuang di IPPNU sebagai jalan perjuangan fi sabilillah.
“Para pejuang fi sabilillah dahulu yang mendirikan IPPNU sampai tahun yang ke-71 ini tentunya sangat bangga melihat rekanita semuanya dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang membuat IPPNU tetap tumbuh subur dan berkembang pada berbagai macam bidang. Artian daripada fi sabilillah adalah orang-orang yang menanam jasa agar kita menjaga dan merawat NU ini melalui jalur IPPNU,” ungkapnya.
Perjuangan para pendiri IPPNU bukan sekadar sejarah, melainkan amanah yang harus dijaga dan diteruskan. Semangat fi sabilillah dimaknai sebagai pengabdian tulus demi keberlangsungan NU melalui kaderisasi pelajar putri yang kuat, berakhlak, dan berdaya.
Di wilayah Nusa Tenggara Barat, rangkaian kegiatan Harlah yang digelar oleh PW IPPNU NTB dimulai dengan Pra-Harlah berupa Gerakan Penghijauan di Dusun Bonga. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian kader IPPNU terhadap lingkungan, sekaligus komitmen untuk terus hadir membawa manfaat bagi masyarakat.
Pada puncak peringatan, berbagai kegiatan religius dan sosial turut mewarnai momentum sakral tersebut. Dimulai dengan pembagian takjil, dilanjutkan dengan istighotsah, dan doa bersama, serta buka puasa bersama dan shalat tarawih berjamaah.
Usai shalat tarawih, kegiatan dilanjutkan dengan seremoni resmi yang dihadiri oleh jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (PWNU NTB), kemudian para senior NU di NTB, pembina PW IPPNU NTB, serta para alumni IPNU dan IPPNU di NTB. Momentum ini menjadi ajang silaturahmi lintas generasi sekaligus refleksi perjalanan panjang organisasi yang telah berdiri selama 71 tahun.
Harlah ke-71 ini bukan hanya tentang perayaan usia, tetapi juga tentang peneguhan komitmen untuk terus menanam kebaikan, menjaga tradisi, dan membawa IPPNU semakin maju di masa yang akan datang.