Nasional

Masyarakat Sipil Gelar Aksi di Tugu Proklamasi dan Tugu Tani Besok, Soroti Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Masyarakat Sipil Gelar Aksi di Tugu Proklamasi dan Tugu Tani Besok, Soroti Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Aksi bertajuk Merebut Kemerdekaan di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, pada Selasa (18/8/2026). (Foto: NU Online/Haekal Attar).

Jakarta, NU Online

Masyarakat sipil yang tergabung dalam Komite Sadar (Selamatkan Daulat Rakyat) akan menggelar aksi di Tugu Proklamasi dan Tugu Tani, Jakarta, Selasa (20/10/2026). 


Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Yatalathof Ma'shum Imawan mengatakan bahwa aksi tersebut menyoroti dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.


Yatalathof mengatakan telah menghimpun keresahan masyarakat melalui survei terhadap 560 responden dari Sumatra hingga Papua. 


"Hasil survei menunjukkan 78,8 persen responden menilai pemerintahan Prabowo-Gibran beserta jajaran kabinetnya telah gagal," katanya kepada NU Online pada Senin (19/10/2026).


Ia mengungkapkan, survei tersebut juga mencatat 71,1 persen responden menyoroti mahalnya harga kebutuhan pokok, 62,7 persen menyoroti pembatasan kebebasan berpendapat, dan 70,6 persen menyoroti korupsi serta penyalahgunaan kekuasaan negara.


Selain itu, katanya, sebanyak 83,5 persen responden menyoroti deforestasi dan kebakaran hutan, sementara 67,4 persen menyoroti mahalnya biaya pendidikan. Sementara 41,6 persen responden menilai sektor ekonomi dan keuangan sebagai bidang yang mendesak untuk diperbaiki.


"Temuan ini menjadi peringatan bahwa keresahan masyarakat terhadap kondisi bangsa perlu dijawab secara serius," katanya.


Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh menutup mata terhadap persoalan ekonomi, demokrasi, hukum, lingkungan, dan pendidikan yang menjadi perhatian responden.


Diketahui, Komite Sadar melibatkan sejumlah organisasi mahasiswa dalam aksi tersebut, di antaranya Keluarga Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (KM ITB), mahasiswa Universitas Padjadjaran, BEM Universitas Diponegoro, BEM Universitas Negeri Semarang, dan Serikat Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (Sema UGM).


Selain itu, massa aksi juga dihadiri oleh BEM Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, BEM Universitas Airlangga, dan Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya.