Nasional

Muslimat NU Santuni 300 Anak Yatim, Jadikan Muharram Momentum Perkuat Kepedulian Sosial

Ahad, 28 Juni 2026 | 19:00 WIB

Muslimat NU Santuni 300 Anak Yatim, Jadikan Muharram Momentum Perkuat Kepedulian Sosial

Santunan yatim oleh Muslimat NU di Tangerang Selatan, Banten pada Ahad (28/6/2026). (Foto: istimewa)

Tangerang Selatan, NU Online

 

Sebanyak 300 anak yatim menerima santunan dari Pimpinan Pusat (PP) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dalam peringatan Hari Sosial Muslimat NU dan Lebaran Anak Yatim 1448 Hijriah. 

 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar Muslimat NU menjadikan bulan Muharram sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.

 

Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mengatakan program ini menjadi bagian dari komitmen PP Muslimat NU untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim melalui momentum bulan Muharram.

 

"Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Muslimat NU dalam memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial, solidaritas, dan kasih sayang kepada sesama, khususnya anak-anak yatim," ujarnya di Gedung Pusdiklat Muslimat NU, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, pada Ahad (28/6/2026).

 

Ketua PP Muslimat NU Arifah Choiri Fauzi menambahkan bahwa bulan Muharram merupakan momentum yang sangat istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah sekaligus memperbanyak amal sosial.

 

"Muharram bukan hanya menjadi penanda pergantian tahun Hijriah, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap sesama," jelasnya.

 

Menurutnya, santunan kepada anak yatim merupakan bagian dari ikhtiar Muslimat NU dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat serta menghidupkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin.

 

Selain menerima santunan, para peserta juga mengikuti rangkaian kegiatan religius dan edukatif yang meliputi dzikir, tahlil, doa bersama, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, shalawat, maulid, tausiyah, hingga hiburan berupa pertunjukan dongeng yang memberikan suasana penuh kebahagiaan bagi anak-anak.

 

Sebagai organisasi kemasyarakatan dan badan otonom Nahdlatul Ulama yang memiliki jaringan hingga pelosok Indonesia, kata Arifah, Muslimat NU terus berupaya menghadirkan program-program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. 

 

"Melalui momentum Hari Sosial Muslimat NU, organisasi berharap semangat berbagi tidak hanya tumbuh di lingkungan Muslimat NU, tetapi juga menginspirasi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperhatikan kesejahteraan anak-anak yatim," ungkapnya.

 

Ketua Panitia Andi Nurhiyari Jamaro menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur, pengurus, sponsor, dan relawan yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.

 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua," jelasnya.

 

Melalui penyelenggaraan Hari Sosial Muslimat NU dan Lebaran Anak Yatim ini, PP Muslimat NU berharap dapat mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan budaya berbagi.

 

"Serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman," tandasnya.