Nasional

Penyaluran Hewan Kurban NU Care-LAZISNU di Pesantren Almanar Azhari, Depok

Jumat, 29 Mei 2026 | 09:00 WIB

Penyaluran Hewan Kurban NU Care-LAZISNU di Pesantren Almanar Azhari, Depok

Persiapan pemotongan hewan kurban NU Care-LAZISNU di Pesantren Almanar Azhari, Depok, Jawa Barat, Kamis (28/5/2026). (Foto: Nisfatul Laila)

Depok, NU Online
NU Care-LAZISNU menyalurkan satu ekor sapi limousin bantuan Shopee Barokah ke Pondok Pesantren Almanar Azhari, Depok, pada momentum Idul Adha 1447 H/2026 M, Kamis (28/5/2026). Program Idual Adha tahun 2026 ini mengusung tema Kurban Mendamaikan.. 


Wakil Direktur Fundraising, Humas, dan IT NU Care-LAZISNU, Anik Rifqoh mengatakan tema tersebut diangkat agar seluruh pihak yang terlibat dalam kurban dapat merasakan ketenteraman. 


"Harapannya semua yang terlibat dalam kegiatan kurban, baik itu mudhohi, penerima kurban, dan juga semua panitia yang terlibat, terdamaikan hati dan hidupnya, dan bisa membawa ketenteraman untuk masyarakat seluruh Indonesia," kata Anik kepada NU Online.

 

Anik menjelaskan, program kurban NU Care-LAZISNU bersama Shopee Barokah tahun ini difokuskan untuk pesantren di wilayah Jabodetabek. Pesantren Almanar Azzahri dipilih karena dinilai salah satu pesantren yang memiliki usia cukup tua dan telah berkontribusi dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial bagi masyarakat sekitar.


"Khusus untuk program kurban bersama Shopee Barokah, LAZISNU memang memfokuskan penyalurannya kepada pesantren di wilayah Jabodetabek,” ucapnya.


Ia mengatakan bahwa sapi limousin tersebut diperkirakan dapat menjangkau sekitar 500 penerima manfaat yang terdiri dari santri, tenaga pendidik, masyarakat dhuafa, dan warga sekitar pesantren.


"Untuk satu ekor sapi limousin ini insyaAllah dapat diterima kurang lebih 500 penerima manfaat yang ada di sekitar pesantren, baik itu dari santri, masyarakat dhuafa, maupun masyarakat sekitar pesantren yang memang memerlukan bantuan daging," katanya.


Perwakilan Pesantren Almanar Azhari, Gus H. Muhammad Iqbal Luthfi menyampaikan apresiasi kepada NU Care-LAZISNU dan Shopee Barokah atas penyaluran hewan kurban tersebut.


“Insyaallah ini menjadi keberkahan bagi masyarakat sekitar pesantren dan keluarga besar pesantren,” katanya.


Pesantren Almanar Azhari yang berdiri sejak 1990-an itu saat ini memiliki sekitar 200 santri dan 60 tenaga pendidik. Gus Lutfi menyampaikan bahwa daging kurban tersebut disebarkan kepada santri, tenaga pendidik, serta masyarakat di sekitar pesantren.


“Pertama adalah untuk masyarakat sekitar pesantren, kedua keluarga besar pesantren dari guru, staf, karyawan yang berjumlah 60 orang dan juga biasanya per kelas itu dapat bagian jadi mereka itu ada tradisi mereka nyate," katanya.


“Kami akan mendistribusikan daging hewan kurban ini untuk masyarakat yang hidup di sekitar atau di pinggiran kali tersebut,” katanya. 


Lebih lanjut, pada Idul Adha tahun ini, ia menuturkan bahwa pihak pesantren menyalurkan daging kurban kepada warga bantaran sungai di sekitar pesantren melalui kupon yang didistribusikan telah berkoordinasi dengan RT hingga RW setempat.


"Kami akan mendistribusikan daging hewan kurban ini untuk masyarakat yang hidup di sekitar atau di pinggiran kali tersebut. Kurang lebih kita sudah memberikan kupon untuk masyarakat disini sebanyak 150 kupon," jelasnya. 


Gus Lutfi menilai program kurban memberi dampak positif bagi masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi warga yang masih menghadapi kesulitan.


“Mudah-mudahan dengan adanya pembagian daging hewan kurban ini bisa memberi manfaat untuk giat lagi dalam mencari rejeki,” pungkasnya.
 

Konributor: Nisfatul Laila