Rapat Koordinasi PBNU, Gus Kikin: Program Prioritas Diselaraskan dengan Qonun Asasi
Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:15 WIB
Jakarta, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) mengarahkan setiap pengurus PBNU dapat membuat program kerja yang strategis demi kelangsungan organisasi ke depan.
Gus Kikin menyampaikan hal tersebut saat Rapat Koordinasi (Rakor) PBNU, di Hotel Jakarta Trans Studio Mall, Cibubur, Depok, Jawa Barat, pada Jumat (23/10/2026).
"Progran prioritas agar dapat dijadikan diselaraskan dengan Qonun Asasi sebagai spirit yang dapat dirasakan warga NU dan seterusnya. Bukan cum tentang keinginan kita di PBNU," katanya dalam dalam sambutan.
Selain mengaharapkan dapat mengacu kepada Qonun Asasi, Gus Kikin menginginkan agar program prioritas yang telah dirumuskan dapat langsung diterapkan dalam 100 hari kerja.
"Setiap kita dapat membuat prioritas program dari pertama yang nantinya akan dipresentasikan dari masing-masing lembafa yang akan dibawa ke Rakernas (Rapat Kerja Nasional)," katanya.
Ia mengungkapkan, perjalanan PBNU Masa Khidmah 2026-2031 telah mencapai titik untuk perencanaan program hingga nantinya dapat terimplementasi setelah Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul berharap rangkaian rapat koordinasi dan pengukuhan pengurus dapat berjalan lancar. Ia juga menekankan pentingnya kesamaan semangat di antara jajaran pengurus untuk mendukung Rais Aam dan Ketum PBNU dalam melaksanakan hasil-hasil Muktamar NU.
“Dalam kaitan itu, tentu semua sedang dipersiapkan, mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar. Ini yang, saya kira, menjadi bahasan dalam rapat pertama ini. Kita bersyukur semua pengurus punya semangat yang sama, semangat untuk mendampingi, mendukung, membantu Rais Aam dan Ketua Umum melaksanakan hasil-hasil muktamar,” katanya seusai rapat harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU, Rabu (14/10/2026).
Gus Ipul menjelaskan, rapat koordinasi tersebut menjadi momentum bagi jajaran pengurus untuk menyusun dan menyelaraskan program kerja masing-masing.
Sementara itu, Katib Aam PBNU Prof Mohammad Nuh mengatakan bahwa forum tersebut akan menjadi kesempatan bagi para wakil ketua umum untuk memaparkan program kerja yang telah disiapkan.
“Rapat koordinasi saja itu. Setiap wakil ketua umum sudah menyiapkan programnya apa saja,” terangnya.