Nasional

Sejumlah Kisah Wafat Tokoh Islam di Bulan Syawal

Selasa, 31 Maret 2026 | 08:00 WIB

Sejumlah Kisah Wafat Tokoh Islam di Bulan Syawal

Ilustrasi Syawal. (Foto: NU Online)

Jakarta, NU Online

Tanggal 29 Syawal 10 H menyisakan duka mendalam bagi Rasulullah saw. Pasalnya, di bulan kesepuluh tahun kesepuluh Hijriah itu, Sayyid Ibrahim, putranya dari Sayyidah Mariah Al-Qibthiyah, wafat.


"Air mata beliau deras membasahi dan hati beliau dirundung kesedihan yang teramat mendalam. Para sahabat menyaksikan sendiri betapa Nabi merasa sangat kehilangan atas kepergian putra tercintanya itu," demikian Ustadz Abror menggambarkan betapa sedihnya Rasulullah saat itu seperti diceritakan dalam hadits, dikutip dari artikel berjudul Mengenang Wafatnya Ibrahim Putra Rasulullah di Bulan Syawal pada Selasa (31/3/2026).


Dalam kitab Ad-Dinul Khalish, Mahmud Khitab as-Subki menyebut, meski ada pendapat lain mengenai kewafatannya, para sejarawan sepakat bahwa Sayyid Ibrahim wafat pada tahun 10 H ketika usianya yang baru dua tahun.


Dalam artikel lain, Ustadz Abror juga menulis bahwa Al-Mutawakkil Alallah, khalifah Abbasiyah, wafat pada bulan Syawal, tepatnya pada tahun 247 H sebagaimana termaktub dalam kitab Tarikh al-Khulafa yang ditulis Imam Jalaluddin as-Suyuthi.


"Sang khalifah wafat di usianya yang ke-40 tahun, dan berkuasa selama 4 tahun 10 bulan 3 hari," tulis Ustadz Abror dalam artikelnya berjudul Peristiwa Tragis Khalifah Abbasiyah Al-Mutawakkil Alallah di Bulan Syawal.


Ia dibunuh oleh putranya sendiri, Al-Muntashir, bersama lima orang Turki yang juga tidak senang dengan sang khalifah. Putranya tersebut protes terhadap keputusan ayahnya yang memintanya mundur dari jabatan yang diembannya.


"Setelah melakukan perencanaan matang, bersama lima orang Turki, Al-Muntashir masuk ke tempat Al-Mutawakkil saat ia sedang bersenang-senang," tulisnya.


Khalifah Abbasiyah lainnya, Al-Muqtadir, juga tewas di bulan Syawal, tepatnya pada tanggal 27 tahun 319 H, setelah terkena tombak dan membuatnya tumbang. Ia tewas dalam penyerbuan yang dilakukan Mu'nis Al-Mudzaffar yang rencananya dicopot Al-Muqtadir dari jabatannya di pemerintahan.


"Al-Muqtadir wafat meninggalkan dua belas putra, dan tiga di antaranya kelak menjadi khalifah. Mereka adalah Ar-Radhi, Al-Muttaqi, dan Al-Muthi," tulis Ustadz Abror dalam artikelnya berjudul Kisah Tragis Akhir Hayat Khalifah Al-Muqtadir di Bulan Syawal menukil dari penjelasan Imam Jalaluddin As-Suyuthi dalam Tarikh Al-Khulafa.


Selain ketiganya, Imam Bukhari juga wafat pada 1 Syawal, tepat pada malam Idul Fitri. Ulama nomor wahid dalam bidang hadits itu juga lahir di bulan kesepuluh, tepatnya pada Jumat tanggal 13 tahun 194 H, di Bukhara, kini Uzbekistan.


"Kemudian dimakamkan pada hari raya tanggal 1 Syawal," tulis Ustadz Sunnatullah dalam artikel berjudul 6 Peristiwa Penting yang Terjadi pada Bulan Syawal menukil Syekh Ahmad Bilal dalam As-Sirajul Munir fi Alqabil Muhadditsin.