Art Kaufman: NU Kekuatan Penting dalam Pematangan Demokrasi
Ahad, 15 Februari 2009 | 05:01 WIB
Demokrasi di Indonesia telah mencapai taraf kemajuan yang sangat berarti, namun masih perlu melakukan deepening (pendalaman dan pematangan). Demikian dikatakan Derektur National Endowment for Democracy (NED) Art Kaufman kepada NU Online, saat berkunjung ke kantor PBNU Jakarta, Kamis (12/2).
NED adalah sebuah lembaga yang aktif dalam gerakan demokrasi internasional (The World Movement for Democracy). Lembaga itu pulalah yang membawahi National Democratic Institute (NDI), yang sudah lama beroperasi di Indonesia.<>
Dalam proses ini lembaga yang berkantor di Amerika Serikat itu ingin melakukan kerjasama dengan eleleman masyarakat di Indonesia termasuk NU untuk pemantapan demokrasi tersebut.
Pada bulan Maret 2010 NED akan menyelenggarakan pertemuan World Movemen di Jakarta. Karena itu berusaha melakukan penjajakan ke berbagai kekuatan yang ada termasuk NU. "NU Kekuatan Penting dalam Pematangan Demokrasi," katanya.
Kepada Kaufman Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi menegaskan, bangsa Indonesia berkeinginan untuk merumuskan sendiri demokrasinya, dan NU akan melakukan hal itu karena paratai yang ada tidak pernah memikirkan hal itu, maka NU merasa berkewajiban untuk merumuskan konsepsi nasional ke depan. NU merasa punya kemampuan karena hampir semua ketua partai besar yang ada di negeri ini adalah kader NU.
Mendengar penjelasan Ketua umum PBNU itu, Kauffman menilai, sebagai organisasi keagamaan yang besar yang dipimpin para ulama, NU menjadi organisasi yang sangat strategis dalam melakukan perubahan sosial, khususnya dalam upaya pematangan demokrasi. Dalam demokrasi kita tidak bisa meninggalkan elemen masyarakat apapun, apalagi yang besar dan strategis seperti NU.
Ditanya mengenai relevansi penegakan demokrasi di saat ini, dan ketika demokrasi telah demikian salah kaprah sehingga menjadi anarki, Kaufman masih yakin bahwa demokrasi yang ada perlu pematangan, untuk menuju demokrasi sejati.
Menurutnya, negara maju sendiri merasa perlu membantu pengembangan demokrasi ke seluruh dunia, seperti halnya yang dilakaukan oleh NED melalui World Movement for Democracy. “Perkembangan demokrasi di dunia luar akan berismbas pada kematangan demokrasi di negeri kami sendiri,” katanya. (mdz)