Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Kabupaten Tegal baru-baru ini melaksanakan kegiatan kemah bakti bekerjasama dengan Dewan Kerja Cabang (DKC) Corp Barisan Pelajar dan Corp Kepanduan Putri yang ditempatkan di Lapangan Kecamatan Bumijwa Kabupaten Tegal, Ahad-Selasa (19-21/12 ).
Ketua Panitia melaporkan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan kemah bakti ada 191 peserta yang merupakan perwakilan dari anak cabang IPNU-IPPNU se Kabupeten Tegal dan utusan komisariat.<>
“Meskipun dari beberapa anak cabang tidak mengikuti semua, tetapi semangat dan antusias dari peserta cukup baik, ini menunjukan rasa khidmat berorganisasi yang cukup diperhitungkan,“ lapornya.
Selama 3 hari peserta disuguhi materi diantaranya, ke-CBP-an, Kebangsaan, ke-NU-an, Bela Negara, ke-IPNU-an, Out Bond, kepalangmerahan, SAR, keagamaan, pemutaran film perjuangan, bakti sosial, dan penanaman 1000 pohon .
Bertindak sebagai narasumber, Dewan Kerja Wilayah (DKW) CBP Jawa Tengah, Brigade Infanteri 4 Dewa Ratna, H Ahmad Was’ari (PCNU Kabupaten Tegal), Abdul Basir (PC IPNU Kabupaten Tegal), Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal.
Sementara Ketua Cabang IPNU Kabupaten Tegal Abdul Basir menjelaskan tujuan kegiatanya untuk menanamkan rasa nasionalisme dalam bingkai Nahdlatul Ulama sehingga anggota IPNU-IPPNU yang mengikuti kegiatan tersebut dapat menanamkan rasa nasionalisme dalam bingkai yang tepat.
Menurut Basir, begitu Abdul Basir biasa disapa, perlu adanya pemahaman seimbang antara agama dan semangat nasionalisme sehingga tidak muncul anggapan bahwa agama dan negara memiliki tujuan yang berbeda, inilah kegiatan yang tepat untuk meberikan pemahaman tersebut.
Pantauan NU Online ada 1 peserta yang tidak bisa mengikuti kegiatan sampai akhir karena sakit, ketika dikonfirmasi kepada panitia ternyata memang 1 peserta perwakilan dari kecamtan Warurejo itu sakit karena tidak mau makan, tetapi panitia langsung sigap dibawa ke klinik setempat sampai akhir acara.
Di tempat yang berbeda Pengurus Harian Pimpinan Cabang IPPNU Kabupaten Tegal Lutfah mengharap kedepan IPNU-IPPNU harus lebih solid, sehingga kader Pemula Nahdlatul Ulama ini tetap satu misi dan satu visi untuk membentuk kader yang memiliki varietas unggulan bagi NU ke depan. Tanpa kader yang berkualitas mustahil NU ke depan bisa meningkatkan kualitas organisasi, ini penting untuk di fikirkan secara bersama-sama.
Menaggapai kegiatan tersebut salah satu peserta Ahmad Soimudin yang merupakan peserta perwakilan dari komisariat SMK Hasyim Asy;ari mengatakan merasa senang dan bangga bisa mengikuti kegitan tersebut, kerena menurutnya ini merupakan arena untuk memperkenalkan rasa kecintaan terhadap NU dan negara kesatuan Republik Indonesia. (miz)