Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Trenggalek, Jawa Timur, KH Husni menyatakan pihaknya telah menandatangani MoU dengan caleg dari Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU).
Salah satu item yang disepakati di antaranya, bila nanti Caleg PKNU menjadi anggota Dewan maka 50% dari gaji pokoknya akan diberikan kepada PCNU untuk kesejahteraan warga NU (Nahdliyin).<> Warga Nahdliyin setempat diharapkan memilih partai yang paling baik untuk kemaslahatan umat.
“Tapi kita tetap memberikan kebebasan pada warga NU tapi kita tekankan agar warga Nahdliyin memilih kader NU terbaik,” katanya seperti dikutip harian Duta Masyarakat.
Sesuai isi MoU, kader PKNU-lah yang dinilai paling gigih memperjuangkan NU dan warga NU.
Ketua panitia acara kampanye partai Akbar PKNU di Trenggalek, Jum’at (23/3) Haris Ridhlo dalam orasinya menyatakan keyakinannya dengan dukungan para Kiai Sepuh dan Ulama NU. Dirinya optimis PKNU bisa mendapat kursi sesuai yang ditargetkan dalam Pemilu Legislatif.
Beberapa kiai sepuh sudah mengikrarkan diri mendukung PKNU, semisal KH Ali Ridhlo Muhali (Melis), KH Umur Sholeh (Kedung Lurah), KH Kholifah (Pogalan), KH Ali Ridwan (Dongko), KH Thohari (Karangrejo-Kampak) Gus Syafek (Panggul).
Beberapa pondok pesantren setempat juga menyatakan mendukung PKNU. “Seperti Pondok Tengah (Kamulan), Pesantren Darussalam (Karang Gayam), Pesantren Gubug Ali Tagwa (Pogalan), Pesantren Subbulus Salam (Melis), Pesantren Hidayatul Mubtadiin ( Dawuhan), dan masih banyak lagi,” kata Haris. (sam)