Warta

Fatah-Hamas Berdialog 25 Februari di Mesir

Ahad, 22 Februari 2009 | 05:03 WIB

Gaza, NU Online
Perundingan bagi rekonsiliasi dua faksi Palestina, Hams dan Fatah, yang digagas Mesir akan diselenggarakan Rabu, 25 februari pekan depan, kata juru bicara Hamas, Sabtu (21/2).

Pengakhiran perpecahan antara Hamas dan Fatah yang dipimpin Presiden Palestina Mahmoud Abbas dipandang sebagai kunci diakhirinya blokade Israel ke Jalur Gaza yang diperketat sejak Hamas memenangkan pemilu legislatif pada 2006.<>

Perundingan rekonsiliasi Palestina ini mestinya mulai diselenggarakan Ahad (22/2) hari ini di Mesir, namun diundurkan pekan lalu setelah Hamas menyalahkan penolakan Israel untuk menyepakati gencatan senjata baru di Gaza menyusul ofensif mereka Januari lalu ke wilayah itu untuk menghentikan serangan roket Hamas.

Hamas menyingkirkan Fatah dari Gaza lewat perang saudara tahun 2007 yang membuat Abbas menyisakan mandatnya di Tepi Barat.

Fatah telah meningkatkan pengepungannya atas aktivitas Hamas di Tepi Barat, sementara Hamas ingin diberi keleluasaan sebagai syarat dari upaya rekonsiliasi.

"Dalam upaya menyukseskan dialog, kerja serius mesti ditempuh untuk membebaskan semua tahanan politik dari penjara-penjara Otoritas Palestina di Tepi Barat," kata juru bicara Hamas Fawzi Barhoum, yang mengumumkan 25 Februari sebagai waktu penyelenggaraan perundingan.

Seorang pejabat Fatah yang tak disebutkan namanya memastikan tanggal baru perundingan itu dan mengatakan faksinya bisa segera memerintahkan pemberian amnesti kepada tahanan-tahanan Hamas.

"Dibawah satu kesepahaman dengan Hamas, maka akan ada pembebasan banyak tahanan Hamas," kata pejabat Fatah itu kepada Reuters. (ant/nur)


Terkait