Di tengah maraknya kampanye legislatif, Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Tegal malah mengkampanyekan roti. Hal tersebut dilakukan agar produk toti buatan pengurus Cabang (PC) Fatayat NU lebih dikenal dan dikonsumsi masyarakat Kabupaten Tegal dan sekitarnya.
"Saat ini, Fatayat NU tidak kalah berkampanye, tapi kampanye roti," ujar Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Tegal KH Chambali Utsman saat menyampaikan sambutan peresmian Jasmin Baking Center Bakery Unit Usaha Koperasi Serba Usaha (KSU) KSU "Jasmin" PC Fatayat NU Kabupaten Tegal di Halaman BMT SM MWCNU Kramat, Jalan Garuda Kramat Tegal, Ahad (22/2) siang.<>
Kiai Chambali melihat, upaya kreatif PC Fatayat Tegal patut diacungi jempol. Pasalnya, di era sekarang pola makan masyarakat kita telah berubah. Termasuk warga NU sendiri. “Ketika dulu walimahan jajanannya dengan menggunakan 'berkat' kini telah menjadi berubah dengan roti. Sekarang, walimahan suguhannnya dengan roti," ungkap Kiai Chambali.
Kecerdasan ini, lanjut Kiai, perlu dibarengi dengan peningkatan kualitas dan memperkuat potensi diri pengelola. Yakni dengan tetap mempertahankan kualitas yang dilandasi dengan kejujuran. "Seperti halnya dalam sholat harus berpakaian baik, tumaninah dan kusyu. Demikian juga dalam pembuatan roti harus dipertahankan kualitas yang baik," pesan kiai.
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Tegal Dra Hj Nurhasanah melaporkan, peresmian pabrik roti ini sebagai upaya memberdayakan potensi perempuan muda yang terhimpun dalam Fatayat NU. Melalui kerja sama yang rapi, Fatayat telah mendapatkan stimulan dana dari Menteri Tenaga Kerja senilai 50 Juta rupiah yang selanjutnya diwujudkan dengan pembelian alat-alat pembuatan roti yang dikelola Koperasi Jasmin.
Koperasi Jasmin Fatayat NU Tegal, kata Nurhasanah, mempunyai empat bidang usaha yakni simpan pinjam, unit usaha salon kecantikan, konfeksi dan pabrik roti. KSU simpan pinjam telah menyalurkan dana 50 juta rupiah kepada 108 anggota guna memenuhi usaha produktif. "Unit usaha simpan pinjam telah mendapat predikat terbaik se Indonesia menurut penilaian PP Fatayat NU," tuturnya..
Usaha Salon yang berdiri sejak 2006 di Desa Ujungrusi Adiwerna meski tertatih-tatih tapi kini mulai menunjukan perkembangannya. Sedangkan Konfeksi akan beroperasi di PAC Talang makin menggeliat apalagi setelah mendapatkan bantuan mesin bordir dan obras dari Gubernur Jateng.
Nurhasanah, dalam mengemas Fatayat NU Kabupaten Tegal hingga sukses mengaku memakai kiat '3S', yakni "sapa, senyum dan silaturahmi". Dengan 3S tadi menjadikan Fatayat Tegal mencapai kegemilangan.
Ketua Pusat Koperasi Jasmin PP Fatayat NU Maria Advianti SPt alias Vivi merasa bangga dengan upaya kreatif Fatayat Tegal. “Hal ini menunjukan kalau perempuan itu bisa aktif dan progresif. Saatnya perempuan menjadi penggerak bahkan penerobos kemajuan demi kemakmuran dan kesejahteraan bersama,” katanya.
Vivi membeberkan, program-program Fatayat telah terbukti menyentuh kepentingan masyarakat. Hasil kerja keras dan kerja cerdas Fatayat telah melakukan perbaikan tanpa pamrih. Ibarat melati, Fatayat semakin harum dan semerbak meskipun bentuknya kecil.
"Peresmian Pabrik roti ini misalnya, akan mengharumkan ibu-ibu Fatayat dengan daya kreatifnya. Selain itu, bisa menambah penghasilan juga ada upaya perbaikan gizi," tuturnya.
Hal senada disampaikan Ketua PW Fatayat NU Elfi Zuhro Kasmawati, MM kalau Koperasi Jasmin Fatayat NU Kab. Tegal menjadi pioner bagi 37 Cabang Fatayat se Jawa Tengah. Dia juga meminta kepada Dinas Koperasi Kabupaten Tegal untuk memberikan bimbingan agar Koperasi Jasmin makin bertambah maju.
Ketua Koperasi Pabrik Roti Indonesia H Iksan Abdullah SH MH yang juga pemilik Pabrik Roti Aloha Bakrie and Cakes selaku advisor, turut menyerahkan bantuan mesin dan tenaga kerja yang telah dibimbingnya. Iksan menyarankan pentingnya marketing demi keberlangsungan usaha. Pendirian Pabrik roti perlu adzan dua kali seperti sholat jumat.
"Adzan pertama saat kelahiran sedang adzan kedua untuk lari mengkampanyekan dan memasarkan. Jangan adzan sekali yang langsung iqomat alias berhenti setelah launching," tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, diserahkan juga motor Tosa oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Pasar melalui Kepala bidang Koperasi Drs Djupijanto. Acara diakhiri dengan peninjauan lokasi pabrik yang terletak di lantai dua Gedung BMT SM MWC NU Kramat. (was)