Gerakan Kebangkitan Rakyat (Gatara) akan tetap memperjuangkan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) untuk maju sebagai calon presiden (capres) pada pemilihan presiden Juli 2009 mendatang.
Sekjen Gatara Yenny Wahid menyatakan, mekanisme pencalonan Gus Dur akan dibicarakan kemudian. “Hal ini akan kami bahas lebih lanjut seusai pemilu legislatif mendatang," kata Yenny Wahid, di Kudus, Jawa Tengah, Selasa (24/2).<>
Menurut Yenny, saat ini bahkan sudah ada 23 calon presiden (capres) yang mendekati Gus Dur.
Yeni menyatakan, suara pendukung Gus Dur yang tergabung dalam Gatara akan berkoalisi dengan partai politik lain selain Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Yenny memprediksi suara Partai PKB pada pemilihan umum (pemilu) mendatang akan turun 50 persen dibanding dengan hasil Pemilu 2004. Penurunan itu terjadi karena banyaknya kader partai yang masih setia dengan Gus Dur juga turut berpengaruh terhadap perolehan suara.
Dalam kesempatan sebelumnya di Tegal saat meresmikan Gatara setempat, Yenny menyerukan kepada seluruh kader dan simpatisan PKB untuk memboikot kubu Muhaimin. Ia mengajak masyarakat untuk mengosongkan pemilihan calon legislatif baik di tingkat pusat maupun provinsi. (nam)