Sebagai orang dekat Gus Dur, Rais Syuriah PBNU, KH Musthofa Bisri (Gus Mus) menganggap Gus Dur sebagai sosok yang sejak dulu selalu memikirkan nasib bangsa Indonesia ke depan. Karenanya, desakan berbagai pihak agar mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid diberi gelar kepahlawanan tidak lantas membuatnya gusar.
"Gus Dur tak diberi gelar pahlawan pun, umatnya sudah menganggapnya sebagai pahlawan. Jadi saya pikir, Gus Dur juga tidak peduli apakah dia jadi pahlawan atau tidak," ujar Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuh Tholibin Leteh Rembang, A. Mustofa Bisri di Jakarta, Kamis (7/1).<>
Menurut Gus Mus, sebelum wafat, Gus Dur sempat membeicarakan berbagai hal, terutama soal politik. Salah satunya mengenai PKB yang dianggapnya alat untuk mengabdi Indonesia.
"Gus Dur mulai dari dulu sebelum, saat, dan sesudah jadi presiden, pikirannya selalu ke Indonesia. Itulah karena kecintaannya kepada tanah air dan bangsa. PKB dan NU itu alat untuk berhikmah dan pengabdian ke Indonesia," kata Gus Mus menirukan perkataan Gus Dur.
Mengenai tanggapan Gus Dur terkait kasus Century, Gus Mus menolak berkomentar. "Tidak ada itu. Untuk apa kita ribut-ribut soal Century ini. Kan semua sedang dalam proses. Biarlah semua berjalan mengalir, " pungkas Gus Mus. (min)