Warta

Hadiri Jambore, Menpora Ingin Pesantren Kembangkan Olah Raga

Senin, 1 Februari 2010 | 09:26 WIB

Jakarta, NU Online
Menpora Andi Alifian Mallarangeng ingin para pengelola pondok pesantren di seluruh tanah air untuk juga mengembangkan olah raga. Sehingga para santri tidak hanya menguasai masalah-masalah keagamaan tapi juga olah raga. JIka sekolah-sekolah umum mampu mengembangkan berbagai kegiatan olah raga, maka seharusnya pondok pesantren juga mampu melakukan hal serupa.

"Saya telah berbicara dengan Menteri Agama (Suryadharma Ali) untuk mengembangkan keolahragaan di pesantren-pesantren. Kalau sekolah-sekolah umum mampu mengembangkan olah raga, maka kenapa pesantren tidak bisa," kata Menpora dalam sambutannya pada Jambore Pesantren di Pondok Pesantren Daar El- Qolam, Jayanti, Tangerang, Banten, Ahad (31/1).<>

Ketika berbicara tentang kegiatan jambore yang diselenggarakan Pondok Pesantren Daar- El-Qolam, Andi menyampaikan penghargaan dan pujiannya karena para santri dan santriwati harus menggunakan bahasa asing yakni Bahasa Arab dan Bahasa Inggeris.

Menpora kemudian menceritakan pengalamannya ketika mengunjungi kontingen Pramuka yang mengikuti jambore di Filipina baru-baru ini, yakni adanya unsur santri yang mampu menunjukkan prestasi internasional. Dalam kesempatan itu, Andi menuturkan, salah satu prioritas utama program kerjanya selama lima tahun mendatang antara lain adalah melakukan revitalisasi Gerakan Pramuka.

"Salah satu program kerja saya adalah melakukan revitalisasi Gerakan Pramuka sehingga menjadi salah satu pilihan utama para pemuda untuk mengaktualisasikan dirinya," ujarnya Andi Mallarangeng yang menilai mulai menurunnya minat anak-anak muda untuk terjun aktif dalam Gerakan Pramuka.

Sebelumnya, pengasuh pesantren Daar El Qolam Kiai Haji Syahiduddin mengatakan, pesantren yang dikelolanya ini merupakan pesantren terbesar di Provinsi Banten. Pesantren ini telah memiliki lahan puluhan hektar untuk mengembangkan pesantren di Banten. Sekalipun di pesantren ini telah berdiri bangunan-bangunan yang megah, masih ada yang didambakan yakni keinginan untuk memiliki gelanggang olah raga.

"Tidak salah kan minta bantuan Menpora bagi pengadaan gelanggang olah raga," kata Kiai Syahiduddin sambil tersenyum-senyum yang kemudian diikuti tepuk tangan meriah oleh para santri dan santriwatinya.

Jambore Pramuka ini diselenggarakan dalam rangka milad atau hari ulang tahun pesantren ini yang ke-42. Ia mengharapkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan datang pada milad ke-45 tiga tahun lagi karena diharapkan fasilitas di sana sudah semakin lengkap. (min)


Terkait