Kekayaan budaya Islam menjadi daya tarik tersendiri bagi Institut Seni Detroit, Amerika Serikat (AS). Lembaga tersebut, berencana untuk membuka galeri khusus yang berisi benda-benda peninggalan sejarah Islam. Dijadwalkan, galeri tersebut bisa mulai beroperasi 28 Februari 2010.
Seperti tertulis dalam laporan Associated Press yang dikutip situs berita wlns.com, galeri Islam di museum milik institut tersebut akan memajang benda-benda bersejarah dari Mediterania, Timur Tengah, Asia Tengah, juga India. Benda-benda itu merekam sejarah perjalanan budaya Islam dari abad ke-7 hingga abad ke-20.<>
Galeri Islam ini merupakan bagian dari proyek renovasi museum yang menelan dana sebesar 158 juta dolar AS. Proyek tersebut berjalan selama 6 tahun dan berhenti di tahun 2007. Pihak museum mengungkapkan bahwa proyeknya akan berjalan lagi setelah pendanaan bisa benar-benar aman.
Untuk mulai membangun galeri Islam, institut tersebut sudah berburu koleksi sejak tahun 1890-an. Selama ini, benda-benda bersejarah peninggalan Islan tidak dikumpulkan dalam ruangan tersendiri. Dengan adanya galeri Islam, koleksi itu akan ditempatkan di ruang khusus yang lebih besar. Proyek pembangunan galeri Islam ini juga mendapat dukungan dari sembilan perusahaan milik swasta dan pemerintah. (min)