Penjabat di Kementerian Luar Negeri Iran Ali-Akbar Salehi menyampaikan kesediaan Teheran untuk membantu mewujudkan aspirasi kaum Muslimah.
Ia mengeluarkan pernyataan itu di dalam sambutan pada acara penutupan pertemuan ketiga tingkat menteri Organisasi Konferensi Islam (OKI) mengenai urusan perempuan.<>
Pertemuan tiga-hari tersebut diselenggarakan di ibu kota Iran, Teheran, dengan dihadiri oleh utusan dari sejumlah negara anggota OKI termasuk dari Lebanon, Mesir, Sudan, Suriah, Somalia, Maladea, Mali, Malaysia, Pakistan, Kyrgyzstan, Kazakhstan, Republik Azerbaijan dan Bangladesh.
Para peserta pertemuan itu membahas peran sangat besar yang dimainkan oleh kaum perempuan di dalam masyarakat Muslim serta peningkatan lebih jauh keikut-sertaan konstruktif perempuan di dalam beragam kegiatan kebudayaan, politik, ekonomi dan sosial.
"Kementerian Luar Negeri Iran dan lembaga di bawahnya siap bekerja sama dengan perempuan elit di negara Islam," kata Salehi.
Ia menambahkan peningkatan status perempuan di dalam masyarakat adalah salah satu sasaran utama Revolusi Islam di Iran.
Salehi, yang mengecam cara perempuan diperlakukan di Barat, mengatakan masyarakat Barat berusaha merendahkan peran perempuan di berbagai bidang, terutama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Ketika menekankan akhlak adalah dasar bagi kehadiran perempuan di dalam masyarakat Islam, Salehi menyampaikan harapan bahwa kaum Muslimah akan lebih meningkatkan status mereka dan juga meningkatkan kerja sama mereka dengan kaum perempuan lain di dalam masyarakat. (ant/mad)