Warta

Menkominfo Berharap Santri Melek TIK

Jumat, 27 Maret 2009 | 03:07 WIB

Jepara, NU Online
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Muhammad Nuh berharap kalangan santri dan pelajar dapat memanfaatkan atau melek teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Saat ini TIK bukan lagi barang mewah dan semua orang dapat mengaksesnya.

Saat meresmikan laboratorium internet dan hotspot area di MTs, SMK Roudlotul Mubtadiin dan Pondok Pesantren Balekambang Nalumsari Jepara, Kamis (25/03) lalu Menkominfo menegaskan, santri dan pelajar baik di daerah maupun di perkotaan memiliki hak yang sama untuk bisa mengakses informasi dengan cepat.<>

“Semua orang berhak maju dengan menggunakan fasilitas yang memadai, termasuk Information and Technology,” jelas Muhammad Nuh sebagaimana dilaporkan kontributor NU Online Syaiful Mustaqim.

Nuh menambahkan, kebutuhan tersebut untuk menunjang pelajaran yang ada. Sehingga materi yang telah diterima bisa dikembangkan secara luas. Begitupula dengan materi-materi agama. Sebab, santri dan pelajar bisa memperluas pengetahuan tentang agama melalui situs-situs yang berasal dari pusat negara Islam, seperti Mesir, Arab Saudi, dan lain sebagainya.

Dengan fasilitas yang telah ada, dapat dipastikan, semua pendidikan bisa tercover di dalamnya. Sehingga, diharapkan bisa dimanfaatkan untuk penunjang pembelajaran.

Sementara, Ahmad Marzuqi, wakil bupati Jepara menyatakan pentingnya pendidikan umum dan agama harus seimbang untuk membentuk pengetahuan yang dinamis. Sehingga fasilitas yang ada menjadi tambahan tersendiri untuk menambah kekayaan pengetahuan pelajar dan santri.

“Kami berharap, semua bisa memanfaatkan kemajuan teknologi dengan benar. Sehingga kekayaan pengetahuan yang kita miliki bisa bermanfaat,” tambahnya.

Selain, Menkominfo dan wakil bupati Jepara, hadir pula Rektor Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang Prof Dr Ahmad Rofiq MA, Direktur Pasca Sarjana Unwahas Dr Nur Ahmad MA, serta Dr Abdul Kholiq MT MAg dari Kanwil Depag Jawa Tengah. (nam)


Terkait