Pemerintah akan melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun 1431 H/ 2010 secara langsung. Pengawasan langsung ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ibadah haji sesuai dengan perencanaan.
Demikian dinyatakan Menteri Agama, Suryadharma Ali di Gedung Kemenag, kawasan Lapangan Banteng Jakarta, Jum'at (8/10). Menurut Suryadharma, pengamatan langsung ini tidak hanya mengandalkan laporan semata.<>
”Tidak hanya lisan dan tertulis, cek dilapangan seberapa benar laporan yang disampaikan,” tuturnya.
Lebih lanjut Suryadharma menuturkan, sampai saat ini persiapan penyelenggaraan ibadah haji sudah 99 persen selesai. Persiapan transportasi penerbangan maupun transportasi lokal sudah dibagi. Termasuk pembagian maskapai penerbangan yang bertanggungjawab.
Sebanyak 347 rumah telah dipersiapkan untuk pemondokkan di Mekkah . Sebanyak 210 rumah berkapasitas 125.845 masuk dalam kategori ring satu yang berada di wilayah Hafair, Sy. Mansyur I, Sy. Umul Quro I, Jarwal, Taibiah, Syib Amir, Dahlatul Jin, Sulaimaniah, Jumaizah, Mahbas Jin, Misfalah dan Bakhutmah. Sedangkan 164 rumah berkapasitas 75.010 masuk ring dua yang tersebar di wilayah Nakassah, Ma`abdah, Rei Zakhir, Aziziyah Janubiah, Aziziyah Syamaliah, Syisyah, Raudha, Sy, Mansur II dan Sy. Ummul Quro II.
Kloter pertama yang terdapat di empat embarkasi akan diberangkatkan pada tanggal 11 oktober. Keemapat embarkasi tersebut yaitu Medan, Makassar, Aceh, dan Banjarmasin. “Insya Allah kloter pertama di embarkasi Medan akan saya lepas,” tandasnya. (min)