Harlah Ke-92, GP Ansor Banjar Kalsel Gelar Ziarah Ulama, Basalamatan, dan Aksi Bersih Lingkungan
NU Online Ā· Ahad, 26 April 2026 | 23:00 WIB
Momen ziarah ke makam Guru Tuha, di Martapura, Banjar, Kalsel, pada Ahad (26/4/2026). (Foto: dok. LTNNU Banjar)
Ahmad Mursyidi
Kontributor
Banjar, NU Online
Dalam rangka memperingati HarlahĀ Ke-92, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, menggelar rangkaian kegiatan berupa ziarah, basalamatan (tasyakuran), serta aksi bersih lingkungan di Martapura, Banjar, Kalsel, Ahad (26/4/2026).
Kegiatan diawali dengan ziarah ke makam KH Abdul Qadir Hasan atau Guru Tuha, salah satu tokoh penting dalam penyebaran Nahdlatul Ulama di Kalimantan. Martapura sendiri tercatat sebagai salah satu cabang NU pertama di luar Pulau Jawa yang berdiri pada tahun 1928.
Mengusung tema Bersatu, Berperan untuk Negeri, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Banjar, Edy Rosadi, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi refleksi jati diri GP Ansor sebagai garda terdepan pemuda dalam menjaga agama, bangsa, dan kemanusiaan.
"Tema tersebut tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat," lanjutnya.
Menurutnya, semangat bersatuĀ merupakan panggilan untuk memperkuat soliditas kader sekaligus merawat harmoni sosial di tengah keberagaman.
"Sementara berperan menegaskan pentingnya kehadiran kader Ansor di berbagai lini kehidupan, termasuk dalam isu lingkungan, sosial, dan kebangsaan," jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi wujud konkret komitmen GP Ansor dalam merawat lingkungan dan membangun kesadaran masyarakat. Hal ini sekaligus mempertegas peran Ansor sebagai organisasi kepemudaan yang tidak hanya kuat dalam tradisi keagamaan, tetapi juga aktif dalam persoalan sosial kemasyarakatan.
āKegiatan ini tidak hanya sebagai peringatan seremonial tetapi sebagai momentum memperingati Harlah, juga menjadi penegasan bahwa jalan perjuangan GP Ansor di era modern adalah perjuangan hijau, yakni menjaga kelestarian lingkungan dan merawat kebersihan,ā ungkapnya.
ā
Usai rangkaian ziarah dan doa, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial di kawasan Pasar Batuah Martapura. Aksi tersebut berupa kegiatan bersih-bersih dan penanaman pohon, termasuk di area sekitar sungai kali mati, sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan serta menciptakan ruang publik yang lebih sehat dan nyaman.
Basalamatan, yang dalam bahasa Banjar berarti tasyakuran, menjadi bagian dari tradisi lokal sebagai wujud rasa syukur sekaligus ikhtiar batin dalam memperkuat khidmat kader Ansor kepada agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Banjar, KH Nuryadi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengaku bangga dengan perkembangan GP Ansor Kabupaten Banjar yang semakin aktif dalam berbagai kegiatan serta terus memperkuat organisasi hingga ke tingkat desa.
āIni menunjukkan bahwa GP Ansor terus tumbuh dan hadir di tengah masyarakat. Kita berharap semangat ini terus dijaga sebagai bagian dari khidmat kepada Nahdlatul Ulama dan umat,ā ujarnya.
Kegiatan ini turut didukung oleh PMI Kabupaten Banjar, Pemerintah Kelurahan Murung Keraton beserta jajarannya, para Ketua RT dan RW, anggota Satlinmas Kelurahan Murung Keraton, Perumda Pasar Bauntung Batuah, serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) BaritoāPersemaian Liang Anggang Banjarbaru.
Baca Juga
GP Ansor Banjar: Kompak Modal Utama

ā
Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Banjar KH Nuryadi, Mustasyar PCNU Guru Rusniansyah Marlim, Ketua Tanfidziyah MWCNU Telaga Bauntung Guru Rifani, Ketua KPU Kabupaten Banjar Abdul Muthalib, serta Anggota DPRD Kabupaten Banjar Rahmat Sholeh.
Kegiatan ini juga diikuti oleh jajaran pengurus PC GP Ansor Kabupaten Banjar, perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor se-Kabupaten Banjar, serta personel Satkorcab dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dari masing-masing PAC.
Ziarah dan pembacaan Doa Selamat dipimpin oleh Wakil Katib Syuriyah PCNU Kabupaten Banjar, Guru Fahrudin. Para kader Ansor dan undangan mengikuti rangkaian tahlil dan doa dengan khusyuk sebagai bentuk tawassul dan penghormatan kepada para ulama.
Terpopuler
1
Kisah Rombongan Gus Dur Diberondong Senapan di Timor Leste
2
Posisi Bangunan KDMP di Rembang Ganggu Akses Jalan, Warga Khawatir Risiko Kecelakaan
3
Hukum MenarikĀ UangĀ Parkir di Lahan Orang Lain
4
Haji 2026: 5.426 Jamaah Aceh Siap Terbang, Ini Rute dan Jadwalnya
5
Safari Diplomatik Terakhir, Gus Yahya Kunjungi Dubes Federasi Rusia
6
Resmikan Klinik di Cilacap, Gus Yahya: Harus Profesional, Bukan Sekadar Khidmah
Terkini
Lihat Semua