Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Temanggung mengimbau kepada umat Islam di daerahnya untuk menyesuaikan arah kiblat yang benar, menyusul penelitian Kantor Depag setempat yang diperkirakan banyak masjid di wilayah ini melenceng dari arah kiblat.
Ketua MUI Temanggung, KH Yacub Mubarrok di Temanggung, Selasa, mengatakan, aturan salat harus menghadap kiblat, maka kalau melenceng harus dibetulkan. "Kami minta kepada masyarakat agar membetulkan arah kiblat masjid atau musala yang dinilai tidak benar," katanya.<>
Berdasarkan penelitian Kantor Depag Temanggung, sekitar 70 persen masjid di daerah tersebut tidak menghadap kiblat. Kebanyakan lurus ke barat atau melenceng tiga hingga 40 derajat ke arah selatan posisi Kabah.
Menurut dia, untuk membenarkan arah kiblat tidak harus membongkar bangunan masjid, tetapi cukup memperbaiki garis shaf dan arah imam. "Tidak mungkin kalau harus membongkar bangunan, yang paling praktis adalah mengubah garis shaf disesuaikan dengan arah kiblat," katanya.
Kesalahan arah kiblat sejumlah masjid di Temanggung, katanya, selain kurang cermat dalam menentukan kiblat, juga akibat keterbatasan lahan untuk bangunan masjid. Mungkin secara tidak sadar, karena menyesuaikan dengan bentuk bangunannya, arah kiblat menjadi tergeser.
Petugas Depag Temanggung akan membantu masyarakat yang mau membenarkan arah kiblat di sejumlah masjid. Masyarakat yang hendak membenarkan arah kiblat diminta membuat surat permohonan ke Kantor Depag. Sebelumnya, Kasi Urusan Agama Islam Kantor Depag Temanggung, Yusuf Purwanto mengatakan, sekitar 70 persen masjid di Kabupaten Temanggung tidak mengarah ke kiblat.
"Arah kiblat terkesan asal menghadap ke arah barat, hal ini akibat ketidaktahuan masyarakat. Untuk mengarah ke Kabah, seharusnya ada kemiringan beberapa derajat," katanya.
Menurut Yusuf, dalam menentukan arah kiblat, selisih satu derajat saja dari Indonesia, jika ditarik garis lurus ke Mekah, bergesder 110 derajat. Padahal ada yang melenceng sampai 40 derajat, artinya madjid tersebut mengarah ke Afrika Tengah atau Afrika Selatan. (ant)