Warta

NU Diminta Proaktif Selamatkan Konflik PKB

Sabtu, 16 Januari 2010 | 02:51 WIB

Surabaya, NU Online
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Garda Bangsa Jawa Timur pro Gus Dur dan DPW Garda Bangsa pro Muhaimin mendesak penyelamatan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Permintaan ini dilandasi oleh keprihatinan merosotnya suara PKB secara signifikan, terutama di  di Jawa Timur.
 
"Bahkan di Jatim yang semula mendapat 31 kursi, sekarang menjadi 13 kursi karena dampaknya telah nyata dalam pemilu 2009 lalu, perolehan suaranya menyusut," kata DPW Garda Bangsa Raylis Sumitra, sebagai wakil dari kubu Imam Nahrawi (pro Muhaimin) di Jalan Ketintang, Surabaya, Jum'at (15/01).<>
 
Rekonsiliasi, lanjut Raylis, adalah jalan terbaik untuk menyikapi perbedaan pendapat dan menghilangkan ego masing-masing.
 
"Bertepatan baik pada momentum, ketika Gus Dur meninggal, hati kita terpukul, maka, saya pikir inilah momen baik untuk islah. Tidak ada salahnya rekonsiliasi dilakukan mulai dari bawah, Garda Bangsa," ujarnya.
 
Raylis mengimbau PWNU Jatim agar proaktif dan mengambil peran strategis dalam rekonsiliasi antara PKB Muhaimin dan PKB Gus Dur, sepeninggal KH Abdurrahman Wahid.
 
Selain itu, di ajuga berharap agar kader-kader PKB, bersatu-padu kembali membesarkan partai, secara kolektif-kolegial, profesional dengan menanggalkan ego personal atau kelompok. (min)


Terkait