Warta

PCNU Bangkalan Bentuk Persaudaraan Kaum Blater

Rabu, 4 Maret 2009 | 02:01 WIB

Bangkalan, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangklan Madura dibawah pimpinan RKH Fachrillah Aschall membuat terobosan dengan menggandeng kaum blateran yang ada di Bangkalan, bahkan untuk memperkuat posisi komunitas ini. Demikian dilaporkan kontributor NU Online Supandi Azzaury.

Blater merupakan kelompok sosial yang populer terutama di Kabupaten Bangkalan dan Sampang yang secara sederhana bisa didefinisikan sebagai komunitas sosial non kiai-santri, meski sekarang perbedaan itu sudah tidak terlalu menonjol.<>

Persaudaraan belater yang dibentuk PCNU itu dinamakan Ikatan Persaudaraan Blater Nahdlatul Ulama (IPBNU). Pembentukan IPBNU ini dilakukan menyongsong banyaknya tantangan yang akan muncul setelah selesainya pembangunan jembatan Suramadu. PCNU Bangkalan telah melakukan antisipasi sejak dini.

Seperti disampaikan Drs KH Badrus Sholeh dalam kata sambutan pelantikan PCNU, Selasa (3/3) telah menetapkan berdirinya IPBNU. Untuk pertama kalinya susunan kepengurusan lebih didominasi kelompok kepala desa dari berbagai desa yang ada dikabupaten Bangkalan dengan ketua H Hamdan kepala desa Lantek Timur Kecamatan Galis Kab. Bangkalan.

Wakil Ketua PCNU Katib Syuriah PCNU Bangkalan KH Mas Abdul Adzim Holili yang didaulat membaiat pengurus baru juga mengharapkan dengan hadirnya IPBNU media dakwah NU Bangkalan kian bertambah juga cakupan dakwahnya.

Selain melantik kepengurusan IPBNU periode 2009 – 2014, PCNU Bangkalan juga memberikan penghargaan (reward) kepada Majelis Wakil Cabang NU (MWC) Kokop yang dinilai berprestasi. Untuk prestasi ini PCNU menyediakan satu set computer,

Selain memberikan penghargaan agar merangsang MWCNU aktif dalam melaksanakan programnya PCNU juga mengeluarkan peringkat MWCNU yang ada di Bangkalan. Untuk peringkat terbawah diraih MWCNU Arosbaya setelah pada periode sebelumnya bertengger diperingkat 18.

Abdul Jalil AZ, wakil sekretaris PCNU Bangkalan di hadapan ketua MWCNU se Bangkalan menyatakan bahwa untuk penentuan peringkat ini PCNU mempergunakan indikator luas, selain keberadaan kantor secretariat, juga ada factor pelaksanaan kegiatan dan tertib administrasi.

Namun demikian Jalil panggilan akrab mantan ketua PAC IPNU Modung III ini mengharapkan agar niatan MWCNU aktif bukan semata-mata untuk meraih computer, tapi bagaimana bias melaksankan amanah yang telah diemban dalam masa bhaktinya. (nam)


Terkait