Jepara, NU Online
Pengusaha Dawood Group dari Arab Saudi membutuhkan tenaga kerja Indonesia siap pakai sekitar 7.000 orang. Khusus angkatan pertama sekitar 300 tenaga kerja siap pakai diharapkan dari Kabupaten Jepara.
Rombongan Dawood Group yang dipimpin Abdul Rozaq bin Dawood didampingi perantara Muchlisin diterima Bupati Jepara, Hendro Martojo di Pendopo Kabupaten Jepara, baru-baru ini.
<>
Dalam pertemuan itu, jika memungkinkan hubungan pengusaha Arab Saudi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara bisa berkesinambungan. Menurut Hendro, di Jepara telah berdiri banyak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) baik Negeri maupun Swasta yang mempunyai spesifikasi di berbagai bidang sehingga mempunyai sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni.
“Untuk menyiapkan tenaga terdidik lewat SMK angkatan pertama sekitar 300an orang kemungkinan besar sudah mencukupi,” ungkapnya.
Selain permintaan tenaga kerja, pihak Dawood juga menjajaki kemungkinan investasi dengan Pemkab Jepara. Hendro menjelaskan Jepara sarat dengan potensi alam khususnya pantai yang memungkinkan untuk dikerjasamakan. Potensi alam dan pantai Jepara yang sangat banyak dan luas berpotensi untuk dikembangkan.
Terkait infrastruktur ia memaparkan akses jalan masuk Jepara yang banyak dikeluhkan para investor akan dibangun jalan hingga PLTU Tanjung Jati B. hal itu telah disepakati antara Pemkab Jepara dan Pemerintah Pusat sebagai kompensasi keberadaan PLTU Tanjung Jati B di Jepara sebagai pemasok listrik Nasional. Untuk kebutuhan listrik ia menjamin aman dan tidak akan kekurangan jika benar-benar berinvestasi.
Untuk meyakinkan pengusaha tersebut, rombongan didampingi pejabat terkait mengunjungi keberadaan SMKN 2 Jepara. Dimana di sekolah itu telah digodok tenaga-tenaga terampil dalam seni ukir, griya dan tata busana.
Sementara untuk penginapan ditempatkan di sekitar Pantai Bandengan. Harapannya dengan menyaksikan dan merasakan langsung dapat menambah keyakinan dan kepercayaan untuk meningkatkan kerjasama dan investasi di Jepara.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Syaiful Mustaqim